Al Ahli v Al Ittihad: Saudi Pro LeagueGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Setelah pernyataan kontroversialnya... apakah Ivan Tony akan dikenai sanksi skorsing?

Spekulasi semakin menguat mengenai kemungkinan penyerang Inggris Ivan Tony, bintang Al-Ahli Jeddah, akan dijatuhi sanksi disiplin dalam waktu dekat, menyusul pernyataan pedasnya yang dilontarkan setelah pertandingan timnya melawan Al-Fayha dalam kompetisi Liga Profesional Roshen.

Pernyataan Tony, yang secara langsung mengkritik keputusan wasit, memicu perdebatan luas di kalangan olahraga, di tengah laporan media yang mengindikasikan kemungkinan dilakukannya penyelidikan terhadap insiden tersebut. Hal ini berpotensi menjerat pemain tersebut dengan sanksi disiplin jika terbukti melanggar peraturan yang mengatur pernyataan media dalam kompetisi tersebut.

  • Apa yang terjadi dalam pertandingan Al-Ahli melawan Al-Fayha?

    Pertandingan antara Al-Ahli dan Al-Fayha diwarnai oleh sejumlah keputusan wasit yang kontroversial, di mana wasit membatalkan keputusan penalti pada babak pertama.

    Krisis besar pun meletus setelah tidak diberikan tendangan penalti pada menit terakhir saat melawan Al-Fayha, yang memicu kemarahan dan kontroversi di dalam dan di luar lapangan.

  • Iklan
  • Pernyataan Ivan Tony

    Tony mengatakan dalam pernyataannya kepada jaringan televisi "Thamania" Saudi setelah pertandingan: "Wasit mengabaikan dua tendangan penalti yang jelas, meskipun ia telah memeriksa tayangan ulang video, namun ia memutuskan untuk merampas hak Al-Ahli."

    Dia menambahkan: "Wasit bilang ke kita, 'Fokuslah ke Liga Champions Asia,' apa ini wajar? Saya harap mikrofonnya merekam kejadian ini, karena dia bilang itu secara terbuka di depan semua orang."

    Dia melanjutkan: "Wasit tidak fokus pada kami, dia memihak lawan dengan mengorbankan kami, melalui keputusan-keputusan aneh dan buruk. Saya tahu saya mungkin akan mendapat sanksi karena pernyataan ini, tetapi inilah kenyataannya."

    Dia menyimpulkan dengan mengatakan: "Adegan-adegan seperti itu dihitung secara wajar sepanjang musim, tetapi ketika kami memasuki babak penentuan, standar berubah."

  • Al Ahli v Al Ittihad: Saudi Pro LeagueGetty Images Sport

    Tony terancam diskors

    Beberapa media menyoroti pernyataan yang dilontarkan Ivan Toni setelah pertandingan, di mana kata-katanya memicu reaksi luas di kalangan dunia olahraga.

    Sejumlah jurnalis meminta Komite Wasit Federasi Sepak Bola Saudi untuk meninjau dan merekam percakapan yang terjadi antara wasit dan para pemain selama pertandingan, guna memverifikasi kebenaran tuduhan yang disampaikan Tony dalam pernyataannya, serta apakah memang ada ucapan yang dilontarkan oleh tim wasit sebagaimana yang disebutkan oleh sang pemain.

    Jurnalis Wael Al-Najjar mengatakan bahwa pernyataan Ivan Tony menuntut tindakan cepat dari pihak berwenang, dan ia meminta agar penyelidikan segera dibuka terkait insiden tersebut.

    Baca juga.. Al-Ahly melalui pernyataan keras: Kami menuntut untuk mendengarkan rekaman dan percakapan wasit

    Al-Najjar menegaskan bahwa perlu diterbitkan pernyataan resmi dan keputusan yang jelas sesegera mungkin terkait isi pernyataan pemain tersebut, guna menjelaskan fakta kepada publik olahraga dan mengakhiri perdebatan yang sedang berlangsung mengenai peristiwa yang menyertai pertandingan.

    Sementara itu, jurnalis olahraga Eid Al-Thaqil menjelaskan bahwa pernyataan Tony mengenai keputusan wasit dalam pertandingan tim melawan Al-Fayha merupakan bencana nyata bagi integritas kompetisi jika terbukti benar, dengan menganggap bahwa pernyataan semacam itu berdampak langsung pada kredibilitas liga.

    Al-Thaqil menekankan perlunya membuka penyelidikan segera untuk memverifikasi kebenaran pernyataan pemain tersebut, menegaskan bahwa jika wasit memang mengatakan apa yang dituduhkan oleh Tony, maka langkah minimal yang harus diambil adalah menghilangkan dampak insiden tersebut dan mengambil tindakan yang sesuai, sedangkan jika ternyata pernyataan pemain tersebut tidak benar, Komite Disiplin harus segera campur tangan untuk menghukumnya guna memastikan perlindungan kompetisi dan integritas turnamen.