Egypt v Uruguay: Group A - 2018 FIFA World Cup RussiaGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Setelah kontroversi kaos Mesir... Mengapa FIFA tetap mempertahankan para pemain Uruguay?

Di saat Asosiasi Sepak Bola Mesir menerima instruksi dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) untuk melakukan perubahan pada seragam tim nasional Mesir sebelum berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026, karena adanya tujuh bintang di atas lambang "Al-Fara'una", banyak yang bertanya-tanya mengapa "FIFA" mengizinkan timnas Uruguay mengenakan empat bintang di seragamnya, meskipun mereka hanya dua kali menjuarai Piala Dunia.

Undian Piala Dunia 2026 menempatkan tim nasional Mesir di Grup 7 bersama tim nasional Belgia, Iran, dan Selandia Baru, sementara Grup 8 terdiri dari tim nasional Spanyol, Arab Saudi, Uruguay, dan Cape Verde, menjadikannya salah satu grup terkuat dan paling seimbang di turnamen ini.

Federasi Sepak Bola Mesir telah menerima instruksi resmi dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) untuk melakukan perubahan pada seragam tim nasional sebelum dimulainya kompetisi Piala Dunia 2026, yang dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Perubahan tersebut mencakup penghapusan tujuh bintang yang terdapat di atas lambang tim nasional Mesir, yang melambangkan jumlah kali "Firaun" gelar Piala Afrika, berdasarkan peraturan FIFA untuk Piala Dunia, yang menyatakan bahwa bintang-bintang pada seragam tim nasional selama turnamen harus mencerminkan jumlah kali kemenangan di Piala Dunia saja, tanpa memperhitungkan turnamen kontinental atau regional.

FIFA juga meminta perubahan warna nomor pemain di seragam dari emas menjadi putih, dengan tujuan meningkatkan kejelasan nomor dan memudahkan pengenalan oleh wasit, penonton, dan siaran televisi selama pertandingan.

  • Brazil v Egypt - International FriendlyGetty Images Sport

    Pernyataan Al-Jabalia

    Asosiasi Sepak Bola Mesir (EFF) mengatakan dalam pernyataan yang dikirimkan kepada media: "Kami telah menerima surat dari FIFA terkait larangan mencantumkan bintang-bintang turnamen kontinental pada seragam tim nasional selama Piala Dunia."

    Mereka menambahkan: "FIFA juga meminta perubahan warna angka pada seragam menjadi putih, bukan emas, demi meningkatkan visibilitas. Oleh karena itu, hal ini tidak mengejutkan bagi kami, dan kami sudah mengetahui hal tersebut sebelum turnamen dimulai."

  • Iklan
  • FBL-WC-2026-URUAFP

    Mengapa tim nasional Uruguay mencantumkan 4 bintang di seragamnya?

    Tim nasional Uruguay mengenakan empat bintang di seragamnya meskipun hanya dua kali menjuarai Piala Dunia, karena dua bintang tambahan tersebut mewakili dua medali emas yang diraih tim tersebut dalam kompetisi sepak bola Olimpiade pada tahun 1924 dan 1928.

    Keunikan kasus ini disebabkan oleh fakta bahwa turnamen sepak bola di Olimpiade Paris 1924 dan Amsterdam 1928 diselenggarakan sebelum dimulainya Piala Dunia 1930, dan keduanya mewakili level tertinggi kompetisi internasional antar tim nasional pada masa itu.

    Turnamen sepak bola Olimpiade tahun 1924 dan 1928 memiliki keunikan luar biasa yang membuatnya berbeda dari semua edisi sebelumnya maupun sesudahnya. Kedua turnamen tersebut dikelola terutama oleh Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), bekerja sama dengan Federasi Sepak Bola Prancis dan Belanda masing-masing, tanpa campur tangan langsung dari Komite Olimpiade Internasional. Kedua turnamen tersebut juga menjadi turnamen Olimpiade pertama dalam sejarah sepak bola yang terbuka bagi semua pemain, termasuk para profesional, yang memberikan kompetisi tersebut karakter global yang belum pernah terjadi sebelumnya pada masa itu.

    Sejak saat itu, FIFA, bersama dengan asosiasi sepak bola nasional dan media olahraga di seluruh dunia, mengakui status istimewa kedua turnamen ini berkat peraturan yang memungkinkan partisipasi pemain terbaik tanpa batasan amatir. Sebelum dimulainya kompetisi Olimpiade Paris 1924, Presiden FIFA saat itu, Jules Rimet, bersama dengan Henri Doulonay, menegaskan bahwa tim pemenang turnamen tersebut akan menyandang gelar juara dunia, yang memperkuat nilai historis dari pencapaian tersebut.

    Pada tahun 1992, timnas Uruguay berhasil mendapatkan persetujuan resmi dari FIFA untuk menambahkan empat bintang ke lambang mereka. Hal ini terjadi berkat upaya sejarawan dan jurnalis Uruguay, Atilio Garido, yang mengacu pada dokumen resmi yang diserahkan oleh Federasi Sepak Bola Uruguay kepada FIFA setelah Olimpiade Paris 1924, berjudul "Uruguay Juara Dunia di Olimpiade Paris". Asosiasi Sepak Bola Uruguay juga menyerahkan dokumen serupa setelah Olimpiade Amsterdam 1928 dengan judul “Olimpiade Amsterdam… Uruguay Juara Dunia”.

    Dokumen-dokumen ini secara resmi diajukan ke FIFA pada tahun 1925 dan 1929, dan disetujui tanpa ada keberatan. Pada saat konferensi FIFA di kota Zurich tahun 1992, Jarido berhasil membuktikan dasar historis dan hukum yang memungkinkan Uruguay menganggap dirinya sebagai juara dunia empat kali, gelar-gelar yang diakui oleh FIFA sebagai kelanjutan dari catatan resmi yang disahkan pada masa itu.

  • fifa world cup trophyGetty Images

    Bagaimana sikap FIFA?

    Berdasarkan dokumen sejarah yang diserahkan oleh Federasi Sepak Bola Uruguay, FIFA mengakui sifat global dari kompetisi sepak bola pada Olimpiade 1924 dan 1928, yang memungkinkan Uruguay untuk tetap mempertahankan empat bintang di seragamnya.

    Selain itu, beberapa laporan media, termasuk surat kabar Prancis "L'Équipe", menyebutkan bahwa timnas Uruguay memiliki empat bintang di seragamnya karena kedua Olimpiade tersebut diselenggarakan di bawah naungan FIFA sebelum Piala Dunia dalam bentuknya saat ini dibentuk.

    Surat kabar tersebut menyoroti bahwa Uruguay menambahkan dua bintang khusus untuk kejuaraan Olimpiade tersebut di samping dua bintang Piala Dunia, sementara tim nasional lain tidak mengambil langkah serupa, meskipun mereka memiliki gelar Olimpiade dalam sepak bola.

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google
  • Uruguay National Team Farewells Ahead Its Participation In The 2026 FIFA World CupGetty Images Sport

    Mengapa tim-tim lain tidak melakukan hal yang sama?

    Meskipun beberapa negara telah meraih medali emas sepak bola sebelum Piala Dunia 1930 dimulai, seperti Inggris dan Belgia, mereka tidak meminta agar bintang-bintang ditambahkan pada seragam mereka sebagai simbol pencapaian tersebut.

    Uruguay menegaskan bahwa kasusnya berbeda dari yang lain, karena turnamen tahun 1924 dan 1928 diselenggarakan di bawah pengawasan langsung Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), serta keduanya mewakili turnamen dunia sesungguhnya bagi tim-tim nasional pada masa itu, sebelum munculnya Piala Dunia.

    Oleh karena itu, timnas Uruguay tetap tampil dengan empat bintang di seragamnya di turnamen Piala Dunia, dengan persetujuan resmi dari FIFA, sementara tim-tim lain, termasuk Mesir, terpaksa menghapus bintang-bintang yang terkait dengan turnamen kontinental selama kompetisi Piala Dunia.