Menurut O'Connor, ide dasarnya adalah Warriors terlebih dahulu mendapatkan AD melalui pertukaran pemain, lalu merekrut LeBron sebagai agen bebas, karena LeBron pasti ingin kembali berburu gelar bersama Davis seperti saat mereka masih bermain bersama di Los Angeles Lakers, sekaligus untuk pertama kalinya bermain di NBA bersama sahabatnya, Curry. Namun, karena kecil kemungkinannya Washington Wizards akan melepas Davis dalam pertukaran dengan bintang Warriors Jimmy Butler yang masih cedera, tim-tim lain dengan harapan gelar juara yang lebih besar dianggap sebagai favorit untuk merekrut LeBron.
Misalnya 76ers, yang telah menambahkan superstar lain, Jaylen Brown, ke dalam skuad mereka yang memang sudah sangat berbakat. Di lini belakang, pemain muda VJ Edgecombe dan ikon tim Tyrese Maxey membentuk salah satu duet paling dinamis di liga. Ditambah lagi dengan Joel Embiid, pemenang MVP dua kali yang rentan cedera.
Sementara itu, di Miami Heat, LeBron berpotensi membentuk “Big Three” baru yang sangat menakutkan bersama Giannis Antetokounmpo dan Bam Adebayo. Kembalinya LeBron ke Cavs untuk terakhir kalinya akan menjadi solusi paling romantis, tetapi bahkan di sana, peluang LeBron untuk mengejar gelar juara terakhirnya diperkirakan akan lebih besar daripada jika bermain bersama Curry di Warriors. Di Cleveland, ia akan bergabung dengan James Harden dan Donovan Mitchell. Cavs baru tersingkir di babak Final Wilayah musim lalu oleh tim asal New York yang kemudian menjadi juara.