Curry LeBronGetty Images

Diterjemahkan oleh

"Semoga saja itu terjadi!" Stephen Curry menjadi sorotan dalam kontroversi NBA seputar LeBron James

Quo vadis, LeBron? Masa depan terdekat sang legenda NBA masih belum jelas. Seperti dilaporkan oleh jurnalis ESPN Shams Charania, saat ini Cleveland Cavaliers, Miami Heat, dan Philadelphia 76ers dianggap sebagai tiga kandidat terkuat untuk mendapatkan jasa sang "King" yang sudah menua namun masih tampil apik. 

Namun, menurut Stephen Curry, kini akhirnya akan terwujud reuni antara dua tokoh NBA paling berpengaruh dalam 15 tahun terakhir.

  • "Tentu saja kami ingin bermain bersama. Semoga hal itu terwujud. Namun, dia berhak mengambil waktu yang diperlukan untuk mempertimbangkan keputusannya," kata Curry di sela-sela sebuah turnamen golf. Pria berusia 38 tahun itu dan LeBron terikat oleh persahabatan yang juga diwarnai persaingan yang cukup sengit. 

    Curry-lah yang, bersama Warriors, berhasil mengalahkan LeBron dan Cleveland Cavaliers dalam tiga dari empat Final NBA. Sebaliknya, LeBron mencatatkan salah satu penampilan Final paling spektakuler dan terbaik dalam sejarah saat melawan Curry dan Warriors, ketika ia membawa Cavs bangkit dari ketertinggalan 1-3 untuk meraih comeback bersejarah dan mempersembahkan gelar NBA satu-satunya bagi Cleveland pada tahun 2016. Bersama tim nasional, Curry dan James meraih medali emas Olimpiade pada tahun 2024.

    Pada akhir Juni, sebuah laporan dari pakar NBA Kevin O’Connor (Yahoo) sempat menimbulkan kehebohan, yang menyebutkan bahwa Warriors sedang menyusun tim legenda spektakuler yang dipimpin oleh LeBron, Curry, dan Anthony Davis. 

  • Iklan
  • Basketball - Olympic Games Paris 2024: Day 15Getty Images Sport

    Rencana Warriors bersama Davis dan LeBron tampaknya tidak akan berhasil — apakah LeBron akan bergabung dengan Giannis atau Jaylen Brown?

    Menurut O'Connor, ide dasarnya adalah Warriors terlebih dahulu mendapatkan AD melalui pertukaran pemain, lalu merekrut LeBron sebagai agen bebas, karena LeBron pasti ingin kembali berburu gelar bersama Davis seperti saat mereka masih bermain bersama di Los Angeles Lakers, sekaligus untuk pertama kalinya bermain di NBA bersama sahabatnya, Curry. Namun, karena kecil kemungkinannya Washington Wizards akan melepas Davis dalam pertukaran dengan bintang Warriors Jimmy Butler yang masih cedera, tim-tim lain dengan harapan gelar juara yang lebih besar dianggap sebagai favorit untuk merekrut LeBron.

    Misalnya 76ers, yang telah menambahkan superstar lain, Jaylen Brown, ke dalam skuad mereka yang memang sudah sangat berbakat. Di lini belakang, pemain muda VJ Edgecombe dan ikon tim Tyrese Maxey membentuk salah satu duet paling dinamis di liga. Ditambah lagi dengan Joel Embiid, pemenang MVP dua kali yang rentan cedera.

    Sementara itu, di Miami Heat, LeBron berpotensi membentuk “Big Three” baru yang sangat menakutkan bersama Giannis Antetokounmpo dan Bam Adebayo. Kembalinya LeBron ke Cavs untuk terakhir kalinya akan menjadi solusi paling romantis, tetapi bahkan di sana, peluang LeBron untuk mengejar gelar juara terakhirnya diperkirakan akan lebih besar daripada jika bermain bersama Curry di Warriors. Di Cleveland, ia akan bergabung dengan James Harden dan Donovan Mitchell. Cavs baru tersingkir di babak Final Wilayah musim lalu oleh tim asal New York yang kemudian menjadi juara.

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google