Manchester City v Brighton & Hove Albion - Premier LeagueGetty Images Sport

'Saya Tak Bisa Tidur' - Pep Guardiola Mesti Jenius Atasi Taktik Newcastle United

  • Newcastle United v Manchester City - Premier LeagueGetty Images Sport

    Man City menghadapi Newcastle di semi-final Carabao Cup

    Meski sedang dalam performa apik dalam 12 pertandingan terakhir, manajer Manchester City Pep Guardiola mengaku sulit tidur untuk menyiapkan skema permainan yang bisa mengatasi Newcastle United dalam leg pertama semi-final Carabao Cup di St James Park, Rabu (14/1) dini hari WIB. Ungkapan itu disampaikan Guardiola, mengingat Newcastle memiliki pelatih yang bagus dalam diri Eddie Howie, dan Man City akan bermain di kandang lawan. The Magpies hanya kalah satu kali dari empat pertemuan kandang terakhir melawan The Cityzens dalam beberapa tahun terakhir.

  • Iklan
  • Man City ingin kembali menjadi juara setelah 2020/21

    Newcastle akan berupaya mempertahankan gelar Carabao yang mereka raih pada 2024/25. Itu menjadi trofi pertama Newcastle dalam 70 tahun. Sementara Man City ingin merebut kembali trofi tersebut untuk pertama kalinya sejak 2020/21. Man  City tak terkalahkan dalam 12 pertandingan terakhir dengan sembilan kemenangan dan tiga hasil imbang. Mereka juga memasuki pertandingan setelah menghancurkan Exeter City dengan skor 10-1 di Piala FA.

  • Sunderland v Manchester City - Premier LeagueGetty Images Sport

    Guardiola mengantisipasi potensi kejutan di menit akhir

    Ketika disinggung mengenai tekanan akan berada di kubu Newcastle yang sedang berupaya mempertahankan gelar, Guardiola mengatakan: “Saya tidak tahu apakah seharusnya ada lebih banyak tekanan pada mereka karena mereka adalah juara.”

    “Mereka telah bermain sangat baik selama bertahun-tahun, dan sekarang kita kembali lagi, mereka memenangkan musim lalu, semi-final, dan Anda benar, mereka adalah juara, dan kesempatan bagi banyak pemain baru untuk mencapai final.”

    “Saya tidak bisa tidur malam ini memikirkan kejeniusan saya tentang bagaimana mengalahkan Eddie Howe. Saya lebih suka pertandingan satu kali. Saya ingin semi-final menjadi satu pertandingan saja.”

    “Selama bertahun-tahun sejak Howe mengambil alih, lihat berapa banyak pertandingan yang dimenangkan di menit terakhir. Di stadion itu, suasananya istimewa.”

  • Kemenangan telak atas Exeter tak memberi jaminan

    Mengalahkan Exeter 10-1 pada akhir pekan lalu bisa dibilang hasil paling mengejutkan dari pertandingan Piala FA. Guardiola tidak terlalu larut dalam kemenangan, karena anak asuhnya hanya menjalankan tugas mereka melawan tim dari League One tersebut.

    “Terkadang pertandingan seperti ini terjadi, dan saya mengerti bagi Exeter ini tidak nyaman. Kami menjalankan tugas kami, dan kami selalu membicarakan hal itu. Saat bermain dalam pertandingan, itu adalah cara terbaik untuk meningkatkan hal-hal yang dapat kami lakukan dengan lebih baik. Mencetak sepuluh gol melawan Exeter bukanlah hal yang istimewa,” tutur Guardiola.

    “Kami lolos, karena kami menghormati lawan dari divisi bawah. Kami melakukan hal-hal yang sangat baik, tetapi empat gol pertama adalah tiga gol pantulan, sedangkan di pertandingan terakhir kami banyak gagal mencetak gol dari titik penalti. Kami lolos, lupakan, dan tatap pertandingan berikutnya.”

0