Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Halaman ini berisi tautan afiliasi. Ketika Anda melakukan pembelian melalui tautan yang disediakan, kami dapat memperoleh komisi.
Kasimpasa SK v Trabzonspor - Turkish Super League 2026/27Getty Images Sport

Diterjemahkan oleh

"Saya sudah tiba": Salah beri lini serang Trabzon dimensi baru

Trabzonspor meraih kemenangan dengan skor 2-1 atas tamunya Basaksehir, Minggu, dalam pekan kedua Liga Turki, berkat dua gol bintang Mesirnya, Mohamed Salah. Kemenangan ini datang pada pertandingan resmi ketiga Salah dengan kostum klub Turki tersebut, setelah ia tampil sebagai pemain pengganti pada pekan pertama menghadapi Kasimpasa, kemudian tampil sebagai starter untuk pertama kalinya saat menghadapi Ferencvaros di babak kualifikasi Liga Europa.

Salah mencetak gol pertama pada menit kedelapan, kemudian menambahkan gol kedua pada menit ke-48, sehingga memainkan peran penting dalam kemenangan Trabzon.

Kapten timnas Mesir itu juga mencetak dua gol lainnya pada menit-menit akhir, tetapi salah satunya dianulir karena terjadinya pelanggaran, dan yang lainnya karena offside.

  • Trabzon membaik setelah mengubah gaya bermainnya

    Penulis olahraga di surat kabar Turki Hurriyet, Mehmet Ayan, menilai bahwa Trabzon menjadi lebih efektif setelah meninggalkan gaya bermain yang mengandalkan pengiriman bola secara terus-menerus kepada penyerangnya, Paul Onuachu.

    Menurut analisisnya, tim ini lebih sukses ketika mulai mengalirkan bola di atas tanah dan memvariasikan opsi-opsi serangannya. Kedua tim tampak memasuki pertandingan dengan keinginan yang jelas untuk bermain dan mengambil inisiatif, di mana Trabzonspor tidak bermain dengan kehati-hatian yang berlebihan, begitu pula Basaksehir tidak menunjukkan rasa takut sama sekali. Hal itu menghasilkan pertandingan terbuka yang diwarnai sejumlah peluang serangan.

    Pelatih Fatih Tekke dengan cepat kembali dari uji coba bermain dengan cara yang berbeda saat menghadapi Ferencvaros, dan menetap pada formasi biasa 4-2-3-1. Kualitas umpan tim juga membaik dengan kehadiran Malinovskyi dan Muci, sementara sang kapten Savic kembali ke lini pertahanan, dan Cabral mendapatkan tempat dalam susunan pemain.

    Baca juga: "Ia akan pergi pekan depan", suporter Arsenal memicu spekulasi Barcelona dan Gyokeres
  • Iklan
  • Salah faktor terpenting dalam kebangkitan Trabzon

    Ayan melanjutkan: "Gol Salah bukan satu-satunya bukti kehadirannya dalam pertandingan; ia juga menampilkan sentuhan teknis yang istimewa lewat tendangan luar biasa dengan bagian luar kaki, yang menegaskan bahwa ia hadir dan berpengaruh dalam jalannya laga. Meski demikian, mengubah gaya bermain Trabzon yang biasa tidak akan terjadi dalam semalam. Sebab tim tersebut masih terus bergantung pada solusi yang sama di beberapa periode pertandingan: mengirim bola ke Onuachu."

    Ia melanjutkan: "Namun ketika para pemain mulai menjauh dari gaya ini, dan bola tetap berada di atas lapangan, tim menjadi lebih berbahaya. Salah adalah faktor terpenting dalam perubahan ini, sebagai pemain paling menonjol dalam mengembalikan bola ke tanah dan memulai serangan dengan cara berbeda. Gol kedua tercipta berkat keterampilannya, di samping kepiawaian Mochi dalam bermain dengan umpan-umpan datar."



    Ia melanjutkan bahwa setelah itu, Onuachu dan Mochi nyaris mencetak gol lewat serangan yang mengandalkan permainan bawah, sementara Malinovskyi dan Savio menyatu dengan strategi baru tersebut.

    Analisis tersebut menunjukkan bahwa dimilikinya seorang pemain kelas dunia yang mampu menciptakan umpan dari sisi sayap seperti Salah memaksa Trabzon untuk mengurangi ketergantungannya pada gaya "kirim bola ke Onuachu", dan mencari variasi yang lebih besar dalam membangun serangan.

    Baca juga: Pengalaman Al Ahli menginspirasi Flick, kepulangan tak terduga bintang Barcelona

  • Pesan Salah kepada Tim: Aku Telah Tiba

    Antara menit ke-70 dan ke-87, pelatih Fatih Tekke melakukan beberapa pergantian dengan memasukkan Cenk, Bouchari, dan Ozan, dalam upaya mempertahankan keunggulan. Langkah ini bisa dipahami, tetapi justru membuat tim semakin bermain menumpuk ke belakang.

    Basaksehir menguasai bola dan menjadi pihak yang mengendalikan jalannya pertandingan. Pada menit ke-86, Onana menyelamatkan sundulan dari Umut, dalam salah satu momen krusial di laga tersebut.

    Ia menutup: "Dengan dua gol sah dan dua gol yang dianulir, Salah menyampaikan pesan yang jelas kepada timnya: 'Aku sudah tiba'".

    Baca juga: Tawaran ditolak dan masa depan terbuka, Chelsea menambah ketidakpastian soal nasib Mudryk

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google