FC Barcelona v Manchester City FC - UEFA Champions LeagueGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

"Saya memiliki cukup banyak masalah" - Mantan bintang Barcelona menjelaskan mengapa ia bekerja di toko olahraga lokal di tengah perjuangan hukum dan kesehatan mental

  • Transisi Mathieu ke kehidupan di luar lapangan sepak bola

    Pria Prancis yang pernah meraih banyak trofi di Camp Nou dan menjadi idola penggemar di Mestalla, melihat karier profesionalnya berakhir secara tiba-tiba pada 2020 akibat cedera lutut serius yang memaksanya pensiun saat bermain untuk Sporting CP di Portugal. Sejak pensiun paksa itu, bek internasional mantan timnas tersebut largely menghilang dari sorotan publik hingga foto-foto dirinya bekerja di cabang Intersport dekat Marseille mulai beredar di media sosial. Pemandangan pemenang Liga Champions melayani pelanggan menimbulkan kehebohan online, tetapi Mathieu kini menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan langkah yang diperlukan untuk kesejahteraannya dan keadaan pribadi. Dalam wawancara yang sangat pribadi dengan beIN Sports, pria berusia 41 tahun itu mengakui bahwa transisi ke kehidupan di luar lapangan jauh lebih menantang daripada yang banyak orang duga.

  • Iklan
  • Jeremy Mathieu Barcelona Plan de CampagneSocial Media/Getty Images

    Berjuang melawan depresi dan mencari kehidupan sosial

    Mathieu mengatakan bahwa berkat seorang teman yang bermain bersamanya di akademi Sochaux, Loic Loval-Landre, ia berhasil keluar dari rumah dan mendapatkan pekerjaan di Intersport setelah beberapa bulan mengalami masalah kesehatan mental. Bek mantan tim tersebut menjelaskan bahwa ia telah mencapai titik di mana ia membutuhkan rutinitas terstruktur untuk mengatasi rasa isolasi yang ia rasakan setelah karirnya berakhir.

    "Dia tahu saya ingin keluar rumah sebentar, saya sudah tidak melakukan apa-apa selama beberapa waktu. Kami sedang ngobrol, dan dia berkata: 'Ada posisi kosong'," katanya.

    Transisi dari lingkungan sepak bola Eropa tingkat atas yang intens ke ketidakaktifan total berdampak berat pada kondisi mental Mathieu. Dengan mengambil peran di bidang ritel, ia berusaha untuk mendapatkan kembali rasa normalitas dan tujuan yang hilang sejak cedera lututnya di Portugal. 

  • Dampak viral dan masalah privasi

    Pada musim panas, seorang pejalan kaki menemukan Mathieu sedang bekerja, dan foto tersebut menjadi viral, menarik banyak orang yang hanya datang ke toko untuk berfoto bersama pria Prancis itu guna mengabadikan momen tersebut. Perhatian yang tidak diinginkan ini terbukti sulit bagi mantan pemain tersebut, yang hanya berusaha membangun kembali hidupnya jauh dari sorotan publik. Orang-orang dari lingkaran pertemanannya, di media sosial, meminta agar privasi mantan pemain Sporting Portugal—klub tempat ia pensiun—dihormati, sehingga ia dapat bekerja dengan tenang.

    Meskipun berusaha tetap rendah hati, ketenaran yang terkait dengan masa kejayaannya di La Liga membuatnya sulit untuk mempertahankan kehidupan yang tenang di toko. Perwakilan dan teman-teman Mathieu harus mengingatkan publik bahwa di balik wajah terkenal itu ada seorang pria yang berusaha menavigasi jalan yang kompleks setelah pensiun. Toko tersebut menjadi tempat wisata tak terduga bagi penggemar sepak bola, yang mempersulit niat awalnya untuk kembali ke lingkungan sosial yang normal dan terapeutik.

  • Celta Vigo v FC Barcelona - La LigaGetty Images Sport

    Perselisihan hukum yang sedang berlangsung dan prospek ke depan

    Selain perjalanan kesehatannya, Mathieu juga mengungkapkan bahwa ada faktor-faktor yang lebih rumit di balik situasi pekerjaannya saat ini yang melibatkan sistem peradilan. Mathieu juga mengaku bahwa dia bekerja karena sedang terlibat dalam sebuah gugatan hukum.

    "Saya tidak bisa membicarakannya. Jika saya berada di Intersport, itu karena ada sesuatu yang terjadi yang telah menimbulkan banyak masalah bagi saya. Saya hanya bisa mengatakan bahwa saya terlibat dalam gugatan hukum. Saya tidak akan melakukannya selamanya. Itu untuk memiliki kehidupan sosial," jelasnya.

    Meskipun rincian kasus hukum tersebut tetap rahasia, jelas bahwa mantan bek tengah ini menghadapi tantangan yang kompleks dalam kehidupan pribadinya. Pekerjaan di toko olahraga ini berfungsi sebagai tempat berlindung sementara dan kebutuhan praktis selama masa yang penuh gejolak ini. Meskipun dia tidak melihat dirinya tetap di sektor ritel secara permanen, peran ini tetap menjadi jembatan penting baginya saat dia mengelola 'banyak masalah' dan berusaha menemukan pijakan yang stabil untuk bab berikutnya dalam hidupnya setelah dunia sepak bola.

0