Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
imago-sport-1075006423.jpgZUMA Press Wire

Diterjemahkan oleh

'Saya bertanggung jawab dan menyingkir dari jalan!' - Buffon teguh pada sikap soal Gennaro Gattuso

  • Buffon membela penunjukan Gattuso dan kepergiannya dari timnas Italia

    Gianluigi Buffon tetap pada keputusannya untuk mendukung Gennaro Gattuso sebagai pelatih kepala Italia dalam wawancara dengan editor Corriere dello Sport, Ivan Zazzaroni. Berbicara di podcast Tutto in piazza, mantan kapten tim nasional itu membahas pengambilan tanggung jawab pribadi setelah Italia tersingkir saat melawan Bosnia.

    Buffon menegaskan bahwa menyingkir diperlukan agar tim nasional bisa memulai siklus baru.


  • Iklan
  • imago-sport-1040207738.jpgNewscom World

    Mantan kapten teguh mendukung pelatih

    Menanggapi perannya dalam struktur tim nasional, Buffon menegaskan kembali bahwa mendukung Gattuso adalah keputusan yang tepat untuk momen spesifik tersebut. Ia menegaskan bahwa hasil pertandingan yang terisolasi atau penalti yang gagal tidak mengubah keyakinannya terhadap kualitas kepemimpinan Gattuso.

    Buffon memuji karakter dan gairah mantan rekan setimnya di tim nasional itu terhadap peran tersebut.

    "Setelah tersingkir melawan Bosnia, saya memilih pergi dan saya keluar dari situ dengan sangat baik," jelas Buffon. "Saya mendorong Gattuso sebagai pelatih dan saya akan melakukannya lagi sekarang, dia adalah orang yang tepat untuk momen yang sedang kami lalui. Penalti yang gagal tidak akan mengubah pikiran saya."

  • Pandangan tentang Conte, Allegri, dan friksi masa lalu di Juventus

    Buffon juga menyampaikan pandangan jujurnya tentang sejumlah sosok pelatih ternama, termasuk Antonio Conte, Massimiliano Allegri, Roberto Mancini, Cesc Fabregas, dan Gian Piero Gasperini. Ia menyinggung kesalahpahaman pada masa lalu dengan jajaran direksi Juventus pada 2010 sambil memberikan perspektif tentang persoalan yang saat ini dihadapi klub.

    Ia mengungkapkan rasa hormat yang sangat besar kepada mantan rekan setimnya, Carlos Tevez dan Dani Alves, selama periode sukses mereka di Turin.

    Penilaiannya menyoroti rumitnya dinamika taktik dan manajerial dalam sepakbola Italia.

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google
  • FBL-2010-CONFED-EGY-ITA-MATCH8AFP

    Buffon menilai tantangan modern yang dihadapi sepakbola Italia

    Buffon menutup pernyataannya dengan menilai tantangan struktural dan performa yang sedang dihadapi Juventus serta tim nasional Italia. Kesediaannya untuk berbicara secara terbuka memberikan perspektif berharga saat kedua entitas itu berupaya kembali meraih status elite.

    Mantan kiper tersebut terus menjadi sosok berpengaruh di kancah sepakbola Italia.

    Pandangannya tetap menjadi acuan penting bagi masa depan sepakbola di Italia.