Getty Images"Saya Akan Panggil Lionel Messi!" - Janji Kampanye 'Menghebohkan' Calon Presiden Barcelona
Karier gemilang Messi dan potensi kembali ke Camp Nou
Messi merupakan jebolan akademi La Masia Barcelona yang tersohor pada tahun 2004 dan dengan cepat berkembang menjadi salah satu pemain terhebat dalam sejarah sepakbola. Kariernya semakin menanjak di bawah arahan Pep Guardiola, yang mengubahnya menjadi false nine - peran di mana Messi berkembang pesat dan mengubah gaya menyerang modern. Selama 17 tahun yang luar biasa di Camp Nou, kecemerlangan Messi membawa Barcelona meraih sepuluh gelar La Liga dan empat trofi Liga Champions, sementara secara individu ia mengoleksi tujuh dari delapan penghargaan Ballon d’Or selama waktunya bersama Tim Catalan.
Pada tahun 2021, kendala keuangan memaksa Barcelona untuk berpisah dengan pemain terbaik mereka sepanjang masa, yang menyebabkan Messi bergabung dengan Paris Saint-Germain dengan status bebas transfer. Setelah dua musim di Prancis, ia kembali membuat langkah besar pada tahun 2023, bergabung dengan klub MLS Inter Miami, di mana ia terus memperluas warisan globalnya.
Meskipun Messi menandatangani perpanjangan kontrak dengan Miami hingga 2028, ia mengunggah foto kunjungannya ke Camp Nou di akun media sosialnya dengan harapan dapat kembali bermain untuk terakhir kalinya.
"Saya berharap suatu hari nanti saya bisa kembali, dan bukan hanya untuk mengucapkan selamat tinggal sebagai pemain, karena saya tidak pernah mendapatkannya," katanya.
Janji kampanye Font
Dalam sebuah wawancara dengan Mundo Deportivo, calon presiden Font menyatakan bahwa hal pertama yang dia lakukan jika menjadi presiden Barca adalah menghubungi Messi.
"Secara pribadi, sebagai penggemar Barca, saya merinding, tetapi jelas ini tergantung padanya, dan yang seharusnya tidak kita lakukan adalah mencoba memanfaatkannya," ujarnya ketika ditanya tentang kemungkinan kembalinya Messi sebelum sang pemenang Piala Dunia pensiun. "Saya pikir Laporta telah melakukannya, dan dia telah melakukannya berkali-kali, dan saya pikir dia salah; contoh paling nyata adalah saat pemilu. Contoh lain dari janji yang diingkari, dan saya yakin Messi seharusnya tidak dimanfaatkan, tetapi Messi perlu tahu bahwa hal pertama yang akan saya lakukan ketika saya memenangkan pemilu adalah mengambil telepon dan menghubunginya. Itu akan menjadi panggilan telepon pertama yang saya lakukan."
"Kewajiban kita adalah berbicara dengan semua orang yang dapat memberikan kontribusi untuk masa depan, dan penting bagi kita untuk mengetahui niat mereka. Tetapi apa yang saya katakan juga penting: kita perlu memahami bahwa mereka adalah aset klub. Dan memanfaatkan mereka tidak masuk akal. Namun seperti yang telah saya katakan, keputusan pertama yang akan saya buat ketika kita memenangkan pemilu adalah kepada Leo Messi."
Kritik Font terhadap Laporta
Kampanye pemilihan presiden Barcelona untuk tahun 2026, yang dijadwalkan antara Maret dan Mei, semakin menguat. Victor Font telah resmi mengumumkan bahwa ia akan menantang Laporta, yang akan menjadi pertarungan sengit. Kampanye Font mendapat dorongan signifikan ketika Xavi mengunjungi acaranya dan secara terbuka menyatakan dukungannya. Menjelang dimulainya kampanye, Font kembali mengkritik Laporta, menuduh dewan direksi saat ini menyembunyikan kerugian sebesar €80 juta. Ia juga mempertanyakan keputusan untuk memberikan proyek pembangunan kembali Camp Nou kepada perusahaan konstruksi Limak, yang menunjukkan bahwa prosesnya kurang transparan.
Salah satu janji kampanye terbesar Laporta selama pemilihan presiden 2021 adalah mempertahankan Messi di Barcelona. Namun, ia gagal memenuhi janji tersebut, dan Messi meninggalkan klub karena kendala keuangan. Hal ini menyebabkan mantan direktur Barcelona,
Xavier Vilajoana menuduh Laporta berbohong. Font menambahkan: "Kita perlu merangkul Leo Messi dan melakukan segala yang mungkin untuk memastikan bahwa, sesegera mungkin, ia mendapatkan peran di Barca yang, seperti yang ia katakan minggu lalu, ia inginkan dan yang akan membuat semua penggemar Barca gembira. Memiliki patungnya saja tidak cukup."
Getty Images SportLaporta vs Font: Siapa yang akan menang?
Era kepemimpinan Laporta telah menjadi sorotan, karena ia belum mampu memenuhi beberapa janji yang dibuat selama pemilihan umum 2021. Dengan stadion yang masih belum selesai dan Barcelona masih menghadapi masalah keuangan serta pendaftaran pemain, pencalonan Font mendapatkan momentum yang kuat. Dengan pemilihan umum yang dijadwalkan tahun depan, penggemar Barcelona akan memutuskan apakah Laporta akan melanjutkan atau apakah Font akan mendapatkan kesempatan untuk memulai era baru.
Sementara itu, tim asuhan Hansi Flick akhirnya akan memainkan pertandingan pertama mereka di Camp Nou dalam lebih dari dua tahun ketika menghadapi Athletic Bilbao, Sabtu (22/11) malam WIB.
Iklan

