Roma-Inter, laga pekan ke-5 Serie A 2026/2027 bukan hanya duel langsung untuk puncak klasemen, tetapi juga pertandingan yang paling dinantikan dari sisi perwasitan dalam era baru kepemimpinan Orsato. Kepala penunjuk wasit yang baru itu memilih mempercayakan kepemimpinan pertandingan kepada Massa, sementara di ruang VAR di Lissone akan ada dua sosok yang sangat berpengalaman, Mazzoleni dan Di Paolo. Calciomercato akan mengulas insiden-insiden perwasitan yang paling diperdebatkan.
AFPRoma-Inter, MOVIOLA: gol Kone disahkan lewat VAR. Lautaro dan Thuram meminta penalti
ROMA - INTER: PENUNJUKAN WASIT LENGKAP
MASSA (foto)
MELI – BERTI
Ofisial keempat: MARESCA
VAR: MAZZOLENI
AVAR: DI PAOLO
90' KARTU KUNING UNTUK GHILARDI
Ghilardi juga masuk catatan pemain nakal. Thuram bergerak vertikal untuk duel dengan bek Roma itu dan jatuh setelah kakinya saling terkait. SPA yang jelas dan kartu kuning tak terelakkan.
82' Kartu kuning untuk Koulierakis
Baru beberapa menit berada di lapangan, Koulierakis menjatuhkan Diouf yang sudah melewatinya dan melesat ke depan.
80' Skor 2-2 tetap sah
Semuanya sah pada gol yang membuat skor menjadi 2-2, kontrol Bisseck yang mengoper kepada Lautaro sah dan semua posisi awal berada dalam ketentuan peraturan.
57' Kartu kuning untuk Bastoni
Malen melindungi bola dan melewati Bastoni, yang dengan jelas menahannya dengan menarik jerseinya sampai melar. Massa meniup peluit dan kartu kuning pun tak terelakkan.
48' Thuram terjatuh di area penalti
Thuram merebut bola dari Balerdi dan melancarkan serangan balik. Begitu masuk ke kotak penalti, ia kehilangan keseimbangan dan menjatuhkan diri. Massa tidak terpancing, dan pemain Prancis itu bangkit lalu melanjutkan permainan.
47' Gol sah Lautaro
Roma tidak memprotes gol Lautaro. Duel yang menjadi awal aksi Thuram atas Mancini itu memang sah dan mengenai bola.
45' Kartu kuning untuk Akanji
Akanji, yang sebelumnya juga sempat berbenturan dengan Malen saat peninjauan VAR, terlambat masuk ketika babak pertama sebenarnya sudah berakhir terhadap penyerang Belanda itu dan menjatuhkannya. Kartu kuning tak terelakkan dari Massa.
36' GOL DISAHKAN OLEH VAR
Umpan silang dari sisi kanan Dybala menemukan Mancini dan Kone bebas di kotak penalti. Sang bek menyentuh bola dan menghentikannya untuk gelandang yang mencetak gol dalam situasi satu lawan satu dengan Martinez. Asisten wasit menganulirnya, tetapi pada akhirnya VAR mengesahkannya.
Akanji pada saat umpan silang membuat kedua pemain tetap onside dan Kone, pada saat sentuhan rekan setimnya, tetap berada di belakang garis bola.
Pengumuman Massa di stadion: "Setelah peninjauan, nomor 17 Roma berada dalam posisi yang sah, gol disahkan".
30' Lautaro meminta penalti
Inter membangun serangan rapi dan lewat Thuram memaksa Svilar keluar dari sarangnya, bola lalu diberikan kepada Barella yang mengirim umpan silang ke tiang jauh, tempat Lautaro Martinez mencoba melakukan sundulan pantul. Di jalur bola ada Dybala, yang di dalam kotak penalti membelokkan bola dengan lengan yang terbuka lebar, dan kapten Inter itu pun meminta penalti. Massa membiarkan permainan berlanjut, VAR memeriksa tetapi tidak turun tangan. Kontak dengan bola terjadi dekat bahu, gerakannya menutup, dan jaraknya sangat dekat.
Menit ke-12, kartu kuning untuk Barella
Kartu kuning untuk Barella yang melancarkan protes keras kepada Massa yang menghentikan Thuram saat melaju vertikal setelah kontak dengan Hermoso.
6' Gol Kone sah
Gol Roma sah. Barella kehilangan bola dengan buruk saat membangun serangan dari belakang dan Roma mengembangkan permainan dengan baik dari kanan ke kiri. Posisi Molina tidak offside saat memberikan assist tarik ke belakang untuk Kone.
Menit ke-3: Balerdi terjatuh, tangan menutupi wajah
Balerdi mencoba mengantisipasi Thuram, yang melindungi umpan panjang ke arahnya di sepertiga akhir lapangan. Bek itu terjatuh ke tanah saat berduel dengan sang penyerang sambil memegangi wajahnya. Roma memprotes karena menganggap ada sikutan, tetapi menurut wasit Massa pelanggaran memang terjadi karena gerakan lengan penyerang Inter itu, namun tidak ada kartu karena Thuram tidak menyikut, melainkan hanya melebarkan lengannya untuk mengambil posisi.
SUKA CERITA INI?
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami
