Getty Images SportReal Madrid Semakin Krisis! Rodrygo Disanksi Di Liga Champions Buntut Protes Keras Saat Lawan Benfica
Rodrygo dihukum larangan bermain dua pertandingan
Madrid telah mengetahui sepenuhnya dampak disiplin setelah kekalahan kacau 4-2 melawan Benfica di Estadio da Luz. Menurut Marca, UEFA telah memberikan Rodrygo hukuman larangan bermain dua pertandingan, yang membuatnya absen di kedua leg babak play-off fase gugur Liga Champions. UEFA menyebutkan penggunaan "bahasa yang menghina dan kasar" yang ditujukan kepada wasit sebagai alasan peningkatan sanksi tersebut.
Sanksi tersebut menciptakan masalah besar bagi Arbeloa, terutama karena Madrid akan menghadapi Benfica sekali lagi dalam pertandingan play-off dua leg pada 17 Februari dan 25 Februari. Leg pertama akan berlangsung di Lisbon sementara leg kedua bakal digelar di Madrid, tetapi juara 15 kali itu harus menjalani kedua pertandingan tanpa salah satu penyerang paling berbahaya mereka. Absennya Rodrygo sangat menyakitkan mengingat taruhan tinggi di babak gugur, di mana margin kesalahan tidak ada.
Getty Images SportMengapa Rodrygo disanksi oleh UEFA?
Insiden itu terjadi di penghujung babak kedua yang menegangkan di Lisbon ketika emosi memuncak di lapangan. Rodrygo awalnya diberi dua kartu kuning di waktu tambahan karena protes keras atas gol yang dianulir karena pelanggaran terhadap kiper Anatoliy Trubin, yang kemudian mencetak gol sensasional di menit terakhir untuk tim Portugal tersebut sehingga skor menjadi 4-2. Frustrasi memuncak setelah peluang gol penyama kedudukan dianulir, yang menyebabkan pemain Brasil itu diusir keluar lapangan di menit-menit akhir pertandingan.
Setelah peluit akhir, laporan wasit merinci "bahasa yang menghina dan kasar" yang menyebabkan UEFA menambah larangan otomatis satu pertandingan menjadi dua pertandingan. Rodrygo sejak itu menyatakan penyesalannya atas insiden tersebut, mengakui bahwa ia terbawa emosi saat itu. Terlepas dari permintaan maafnya, komite disiplin UEFA tetap teguh, menegaskan bahwa ucapan yang tidak sopan tersebut layak mendapatkan hukuman yang lebih berat untuk menjaga integritas kompetisi.
“Kemarin saya terbawa emosi saat mengeluh tentang waktu yang terbuang. Itu bukan cara saya melakukan sesuatu,” tulis Rodrygo di media sosial keesokan harinya.
“Saya belum pernah diusir keluar lapangan saat bermain untuk Real Madrid dan saya menyadari konsekuensinya. Saya meminta maaf kepada para penggemar, klub, rekan-rekan setim saya, dan pelatih. Kami akan terus bersatu dan berjuang untuk lambang ini dan untuk Liga Champions ini!”
Denda dan peringatan untuk Arbeloa serta Mourinho
Sanksi disiplin tidak hanya terbatas pada para pemain, karena staf pelatih juga merasakan tekanan dari UEFA. Baik Real Madrid maupun Benfica didenda €40 ribu dan diberi peringatan resmi karena menunda dimulainya pertandingan. Arbeloa dan manajer Benfica Jose Mourinho sama-sama bertanggung jawab dan diberi peringatan atas keterlambatan tim mereka di lapangan, sebuah tindakan yang secara tegas dihukum oleh UEFA untuk memastikan jadwal TV dan protokol pertandingan dihormati.
Akibat dari pertandingan tersebut, bek Raul Asencio juga absen pada leg pertama di Lisbon setelah ia diusir karena dua kartu kuning dalam pertandingan yang sama. Ini semakin mengurangi opsi pertahanan Arbeloa pada saat skuad sudah kekurangan pemain.
Getty Images SportKrisis cedera Real Madrid
Selain skorsing, Madrid sedang berjuang dengan krisis cedera parah yang mengancam ambisi Eropa mereka. Jude Bellingham adalah pemain terbaru yang harus naik ke meja perawatan. Pemain internasional Inggris tersebut mengalami cedera hamstring yang diperkirakan akan membuatnya absen selama kurang lebih satu bulan. Ini membuatnya absen dalam perjalanan ke Lisbon bersama Rodrygo dan Asencio, meninggalkan kekosongan besar dalam hal kreativitas di jantung lini tengah.
Departemen medis klub bekerja lembur untuk memastikan bahwa pemain bertahan kunci siap untuk babak gugur Eropa. Trent Alexander-Arnold, Antonio Rudiger dan Ferland Mendy diperkirakan akan kembali ke skuad dalam dua minggu ke depan, memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan untuk lini belakang Arbeloa yang serba darurat. Karena tim gagal mengamankan tiket otomatis ke babak 16 besar, mereka sekarang harus mengatasi Benfica yang tangguh untuk menjaga mimpi mereka meraih Si Kuping Besar ke-16 tetap hidup.
Iklan



