Alvaro Arbeloa Jose MourinhoGetty Images

Alvaro Arbeloa: Saya Akan Gagal Spekatakuler Jika Tiru Jose Mourinho

  • Arbeloa menggantikan Alonso di bangku pelatih Bernabeu

    Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa mengecilkan prospek untuk meniru gaya kepelatihan mantan bosnya, Jose Mourinho. Arbeloa ditunjuk untuk memimpin tim utama di Bernabeu selepas kepergian mengejutkan Xabi Alonso yang hanya menangani tim di 34 pertandingan.

    Laporan dari Spanyol mengklaim posisi Alonso pasti aman setelah membawa Madrid ke final Supercopa de Espana pekan lalu dengan menyingkirkan Atletico Madrid di semi-final sebelum kalah dari Barcelona dalam El Clasico yang mendebarkan.

    Madrid untuk sementara waktu beralih ke Arbeloa, mantan bek kanan yang naik level setelah enam tahun bekerja dengan tim junior dan tim B klub.

  • Iklan
  • Real Madrid v Sevilla - Copa del ReyGetty Images Sport

    Arbeloa menegaskan enggan meniru Mourinho

    Arbeloa memainkan 237 pertandingan untuk Madrid selama kariernya, termasuk tiga musim ketika Mourinho menjadi pelatih dari 2010 hingga 2013. Namun, Arbeloa menolak perbandingan antara gaya kepelatihannya dan 'Special One', serta menekankan dia ingin mengikuti jalannya sendiri.

    “Saya belum berbicara dengan dia [Mourinho]. Bagi saya, merupakan suatu kehormatan untuk dilatih dia, seseorang yang memiliki pengaruh besar buat saya. Saya akan seperti Arbeloa, saya tidak takut gagal. Tetapi jika saya mencoba untuk menjadi seperti Mourinho, saya akan gagal secara spektakuler,” jelas Arbeloa.

    “Saya sudah pernah ditangani banyak pelatih. Mereka sangat penting dalam karir saya, pengaruh yang besar. Anda memiliki cara Anda sendiri untuk bersikap, dan Anda mengambil yang terbaik dari setiap orang. Banyak yang merupakan legenda, mereka telah memenangkan segalanya di sepakbola. Saya harap saya bisa melakukan setengah sebaik mereka.”

  • Real Madrid CF v Olympique Lyonnais - UEFA Champions LeagueGetty Images Sport

    Pesan Arbeloa kepada sahabat dekatnya, Alonso

    Arbeloa bermain bersama Alonso di Real Madrid, Liverpool, dan tim nasional Spanyol. Dia mengakui telah menghubungi mantan gelandang tersebut setelah pengumuman hari Senin.

    “Setelah saya mengetahui klub dan Xabi mencapai kesepakatan bersama untuk berpisah, Anda semua tahu hubungan saya dengan Xabi, yang sangat dekat. Tentu saja saya berbicara dengannya setelah itu,” ungkkap Arbeloa.

    “Jelas apa yang saya diskusikan dengan Xabi akan tetap menjadi rahasia di antara kami. Saya sangat antusias untuk memulai pertandingan pertama saya, ketika kami akan bermain dengan mempertaruhkan segalanya. Saya senang memiliki skuad yang berkualitas tinggi, dan sangat bersemangat. Tidak ada yang menghalangi hubungan kami dengan cara apa pun. Dia mendoakan yang terbaik untuk saya, seperti halnya saya mendoakan hal yang sama untuknya. Kami memiliki persahabatan yang melampaui segalanya. Dia mendoakan yang terbaik. Dia akan sukses besar, dan kami akan selalu bersama.”

  • Apa selanjutnya untuk Real Madrid?

    Madrid saat ini tertinggal empat poin dari Barcelona di klasemen La Liga, sementara mereka berada di posisi ketujuh Liga Champions setelah kalah dari dua tim Liga Primer, Liverpool dan Manchester City. Meski demikian, Arbeloa berharap dapat mengakhiri musim dengan hasil yang baik.

    “Musim masih panjang, dan kami berada di posisi yang bagus untuk semua turnamen,” katanya. “Itulah yang menjadi fokus saya: memastikan semua pemain tersedia, saling mengenal, bekerja sama dengan mereka... Yang terpenting adalah mereka bahagia, mereka menikmati diri mereka sendiri di lapangan. Mengenakan lencana ini adalah hal terbaik yang bisa terjadi dalam hidup Anda. Kami memiliki ambisi untuk berjuang meraih segalanya.”

    “Klub ini adalah tentang menang, menang, dan menang lagi. Itu ada dalam DNA kami. Itulah yang telah membawa kami mengisi lemari trofi. Ketika saya masih menjadi pemain, saya menerima nilai-nilai itu dari ruang ganti, itu adalah hal yang terpenting. Itulah pekerjaan saya, obsesi saya, dan saya akan menjalaninya setiap hari.”

    Arbeloa akan memimpin Madrid untuk pertama kalinya, Kamis (15/1) dini hari WIB, ketika mereka menghadapi Albacete di kandang lawan dalam ajang Copa del Rey.

0