Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

Real Madrid CF v Girona FC - LaLiga EA SportsGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Real Madrid memperkuat posisinya dan meminta untuk mendengarkan rekaman VAR terkait tendangan Mbappé

Real Madrid sedang dilanda kekecewaan yang mendalam terhadap kinerja wasit Javier Albarruela Rojas dalam laga melawan Girona di La Liga, setelah ia mengabaikan pemberian tendangan penalti untuk bintang Prancis Kylian Mbappé, yang sebelumnya terkena sikutan di dalam kotak penalti.

Situs "Defensa Central" Spanyol melaporkan, berdasarkan sumber yang dekat dengan klub, bahwa manajemen Real Madrid menganggap insiden tersebut sebagai "salah satu tendangan penalti paling jelas musim ini", dan bersiap mengajukan permohonan resmi untuk mendapatkan rekaman audio dari teknologi Video Assistant Referee (VAR), yang dipimpin oleh wasit Trujillo Suárez, guna mengetahui bagaimana situasi tersebut dievaluasi di ruang kontrol.

  • Motif berulang

    Langkah ini bukanlah yang pertama bagi klub raja, karena mereka sebelumnya telah mengajukan permohonan serupa pada Februari tahun lalu setelah insiden terkenal saat Carlos Romero melakukan tekel terhadap Mbappé dalam laga melawan Espanyol, sebuah insiden yang saat itu memicu kontroversi besar dan mendorong Real Madrid untuk mengajukan keluhan resmi kepada Komite Teknis Wasit.

  • Iklan
  • Mbappe Real Madrid GironaGetty Images

    Sebuah foto yang menggemparkan dunia

    Adegan terakhir saat Mbappé menerima tekel tersebut tersebar luas di media dan platform media sosial, dengan banyak pihak sepakat bahwa keputusan wasit tersebut mengejutkan, terutama karena pemain Prancis itu menyelesaikan pertandingan dengan wajah berdarah.

    Selain itu, tidak adanya tayangan ulang adegan tersebut dalam siaran televisi resmi pertandingan juga menimbulkan keheranan pihak manajemen Real Madrid, yang menganggap pengabaian ini "tidak pantas untuk kompetisi yang seharusnya menjadi salah satu yang paling profesional di dunia".

  • Sikap Manajemen

    Sumber-sumber yang dekat dengan Presiden klub Florentino Pérez menegaskan bahwa insiden terbaru ini semakin memperkuat perasaan di dalam klub bahwa terdapat ketidakberesan dalam pengelolaan wasit di Spanyol, di tengah apa yang digambarkan oleh media Madrid sebagai "kesalahan berulang terhadap Real Madrid".

    Pihak manajemen berpendapat bahwa kejadian tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai integritas kompetisi yang dipimpin oleh Javier Tebas, Presiden Liga Spanyol, terutama mengingat sensitivitas fase krusial musim ini.

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google
  • FBL-ESP-LIGA-REAL MADRID-GIRONAAFP

    Kritik diri di dalam klub

    Meskipun marah atas keputusan wasit, para petinggi Real Madrid menyadari bahwa krisis ini tidak hanya terbatas pada keputusan wasit saja. Tim ini menghadapi musim yang sulit di kancah domestik, karena tertinggal sembilan poin dari Barcelona dengan tujuh pertandingan tersisa, sehingga mempertahankan gelar liga menjadi hal yang hampir mustahil.

    Klub mengakui adanya kebutuhan untuk mengevaluasi performa teknis dan mental tim, sambil memfokuskan upaya pada Liga Champions yang menjadi harapan terakhir untuk menyelamatkan musim ini.

  • Kemarahan masyarakat yang semakin meningkat

    Para pendukung Real Madrid pun mengungkapkan ketidakpuasan mereka atas penurunan performa tim, dengan menganggap bahwa tim tersebut kembali mengalami skenario yang sama seperti musim-musim terakhir, di mana mereka mengandalkan kompetisi Eropa untuk menebus kegagalan di kompetisi domestik.

    Kegagalan Real Madrid meraih gelar liga dua kali berturut-turut sejak 2008 menjadi indikator negatif yang memicu kekhawatiran para pendukungnya, yang menuntut perubahan mendasar di dalam tim pada akhir musim ini.