FBL-ESP-LIGA-OSASUNA-REAL MADRIDAFP

"Saya Siap Jadi Penerus Toni Kroos" - Eduardo Camavinga Ingin Dapat Peran Lebih Besar Di Real Madrid

Article continues below

Article continues below

Article continues belo

  • Ambisi Camavinga

    Eduardo Camavinga mengirimkan pesan kuat menjelang laga krusial Real Madrid di Liga Champions melawan Benfica. Pemain muda asal Prancis itu secara terbuka menyatakan bahwa Los Blancos tidak perlu mendatangkan gelandang kreatif baru pada bursa transfer musim panas mendatang. Ia merasa komposisi skuad saat ini sudah lebih dari cukup untuk menjaga dominasi tim di level tertinggi.

    Pernyataan ini muncul di tengah spekulasi hangat mengenai siapa yang layak mengisi kekosongan setelah era Toni Kroos dan Luka Modric berakhir. Camavinga tidak hanya membela rekan setimnya, tetapi juga menunjukkan kepercayaan diri yang tinggi untuk memikul tanggung jawab besar tersebut. Baginya, solusi atas permasalahan transisi lini tengah Madrid sudah ada di dalam ruang ganti mereka sendiri.

    Dalam sesi konferensi pers tersebut, Camavinga sempat berseloroh dengan awak media mengenai kebutuhan pemain baru. Dengan nada bercanda, ia menampik anggapan bahwa Madrid kehilangan identitas permainan tanpa sosok jenderal lapangan tengah yang murni. Fokus utama tim saat ini adalah memaksimalkan potensi pemain yang ada daripada beralih ke bursa transfer.

  • Iklan
  • Toni Kroos Luka Modric Real Madrid 2023-24Getty

    Madrid kesulitan setelah era Kroos dan Modric

    Real Madrid saat ini berada dalam fase transisi yang paling banyak dibicarakan dalam satu dekade terakhir. Sejak pensiunnya Toni Kroos dan kepergian Luka Modric, lini tengah Los Blancos yang diisi oleh rotasi pemain berbakat seperti Aurelien Tchouameni, Arda Guler, Jude Bellingham, hingga Fede Valverde, dianggap belum mampu menyamai konsistensi distribusi bola yang pernah ada. Ketajaman visi bermain untuk merajut alur serangan menjadi titik kritis yang terus dievaluasi.

    Meskipun memiliki deretan pemain dengan fisik yang kuat dan kecepatan transisi yang luar biasa, laporan internal menyebutkan bahwa manajemen klub memprioritaskan perekrutan gelandang yang mampu mendikte tempo permainan. Beberapa kombinasi lini tengah yang dicoba selama dua musim terakhir memang memberikan hasil positif, namun seringkali dianggap kurang "melekat" saat menghadapi lawan dengan pertahanan rapat atau penguasaan bola tinggi.

    Kesenjangan profil pemain inilah yang memicu perdebatan publik mengenai apakah Madrid membutuhkan sosok metronom baru. Skuad asuhan Alvaro Arbeloa ini dituntut untuk segera menemukan formula permanen agar aliran bola tidak hanya bergantung pada aksi individu, melainkan pada sistem pengorganisasian yang rapi dan terukur di jantung pertahanan lawan.

  • Real Madrid CF v Valencia CF - LaLiga EA SportsGetty Images Sport

    "Saya mampu melakukannya"

    "Apa pendapat Anda? Pertama, saya ingin tahu apa yang Anda pikirkan, baru kemudian saya akan memberikan jawaban pasti. Jika menurut Anda kami membutuhkannya, saya akan berbicara dengan Presiden… dan kita lihat saja nanti. Namun secara pribadi, saya rasa tidak. Kami memiliki banyak pemain berkualitas di lapangan dengan karakteristik tersebut, dan itu bukan fokus kami saat ini," ujar Camavinga dikutip dari Football Espana.

    "Saya mampu melakukan peran itu, saya bisa melakukannya. Saya sadar akan kemampuan saya dan tahu bahwa sekarang saya bisa melakukannya jauh lebih baik. Ya, saya bisa menjadi 'organisator' tersebut bagi tim ini di atas lapangan."

    Meskipun penuh percaya diri, pemain internasional  Prancis tersebut tetap rendah hati mengenai proses perkembangannya yang belum mencapai puncaknya. Ia menambahkan: "Saya rasa saya bisa memberikan jauh lebih banyak lagi. Madridista belum melihat versi penuh Camavinga karena saya tahu kapasitas saya lebih dari ini. Seperti yang selalu saya katakan, saya sangat suka bermain sebagai gelandang bertahan."

    "Saya mungkin masih kurang dalam hal konsistensi dan perlu lebih fokus sepanjang pertandingan, karena terkadang saya masih melakukan kesalahan. Saya sangat menyadari hal itu, dan itulah aspek yang sedang saya asah sekarang agar lebih sempurna."

  • Real Madrid C.F. v AS Monaco - UEFA Champions League 2025/26 League Phase MD7Getty Images Sport

    Jadwal Real Madrid berikutnya: Penentuan di Liga Champions

    Los Blancos kini tengah bersiap untuk melakoni laga penting melawan Benfica pada leg pertama play-off fase gugur di Estadio da Luz, Rabu (18/2) dini hari WIB.

    Setelah duel tersebut, Madrid akan beralih fokus untuk pertandingan La Liga menghadapi Osasuna.

0