Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
FC Barcelona v Feyenoord - UEFA Champions League 2026/27 League Phase MD1Getty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Raphinha seperti Cristiano Ronaldo, apakah Barcelona tim terkuat di dunia?

Lima pertandingan dimainkan, lima kemenangan, empat di antaranya diraih dengan mencetak lima gol. Yang terbaru tadi malam, pada debut di League Phase Liga Champions, melawan Feyenoord, yang dikalahkan 5-1. Awal musim Barcelona benar-benar luar biasa, tahun ini juga tim asuhan Flick menjadi salah satu favorit untuk memenangkan Si Kuping Besar. Atau mungkin lebih tepat disebut sebagai favorit UTAMA. Label yang diterima Barcelona dengan senang hati, target mereka tahun ini bukan La Liga, melainkan mencapai final di Metropolitano, Madrid. Tim-tim yang harus dikalahkan adalah nama-nama yang sudah biasa, dari Real Madrid hingga Arsenal, dari Paris Saint-Germain sampai Bayern Munchen (ditambah Inter, yang telah memainkan dua final dalam empat tahun terakhir), tetapi tahun ini Barça tampak memiliki keunggulan dibanding yang lain.

  • Bursa transfer luar biasa

    Berkat bursa transfer yang meningkatkan kualitas skuad. Kepergian Ferran Torres, Rashford, dan Lewandowski (yang berakhir di Major League Soccer, di Chicago) tidak menimbulkan keresahan, karena di lini depan datang para pemain yang menjaga level tetap tinggi, yang menghadirkan solusi yang tak dimiliki musim lalu. Dari Gordon hingga Adeyemi, melewati Gabriel Jesus, yang kemarin mencetak gol dua menit setelah masuk ke lapangan, semuanya beradaptasi dengan sempurna dalam permainan Barcelona, yang memiliki tak terhingga variasi serangan. Namun, perekrutan sesungguhnya datang di lini tengah, dengan juara Dunia dan peraih Ballon d'Or 2024 Rodri, sosok yang menghadirkan loncatan kualitas, yang menjamin keteraturan dan ritme. Fundamental dalam pembangunan serangan dan keseimbangan bertahan, dia adalah profil yang dibutuhkan, yang kurang dimiliki Barcelona.


  • Iklan
  • Raphinha jadi nilai plus

    Salah satu kunci awal musim Barcelona yang eksplosif jelas adalah Raphinha, pencetak 8 gol dalam 5 penampilan pertama musim ini. Dalam sejarah klub Catalan, hanya Kocsis, pada musim 1958-59, yang tampil lebih baik, dengan 9 gol. Mantan pemain Leeds itu berfungsi baik sebagai false 9, dan dengan dwigol kemarin ia naik ke angka 21 gol di Liga Champions bersama klub Catalan tersebut, menempati posisi kelima dalam klasemen khusus itu, hanya di belakang Messi, yang tak terkejar di angka 126, Suarez (25), Rivaldo (25), dan Lewandowski (23). Pemain Brasil itu, yang datang setelah Piala Dunia yang buruk, menjadi faktor pembeda bagi tim yang melaju dengan kecepatan berbeda. Menurut Giovanni van Bronckhorst, pelatih Feyenoord, "dari cara mereka bermain, mereka adalah tim terbaik di dunia saat ini".

  • Raphinha seperti Cristiano Ronaldo?

    Dari penyerang sayap menjadi penyerang tengah, Raphinha mengingatkan pada evolusi Cristiano Ronaldo. Hal itu diyakini mantan pelatihnya saat di Vitoria Guimaraes, Vitor Campelos: "Pada 2015-16 saya memainkannya sebagai penyerang tengah dalam sebuah laga melawan Porto B. Dia masih sangat muda, tetapi punya insting yang tepat di depan gawang. Dia memahami permainan, punya pembacaan yang sangat baik, dan menyerang ruang di belakang pertahanan. Di masa depan dia bisa menjadi seorang nomor 9 seperti Cristiano Ronaldo," katanya dalam sebuah wawancara dengan Sport. Kesuksesan Barcelona bergantung pada gol-golnya, dan musim ini mereka adalah tim yang harus dikalahkan.

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google