Panathinaikos FC v AS Roma - UEFA Europa League 2025/26 League Phase MD8Getty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Rafa Benitez terancam dipecat oleh Panathinaikos, sementara mantan muridnya di Liverpool, Igor Biscan, dijadwalkan untuk menggantikannya

  • Serangkaian hasil yang mengecewakan

    Rekor Benitez di ibu kota Yunani menjadi kabar buruk bagi petinggi klub. Dalam 25 pertandingan pertamanya di semua kompetisi, ia hanya meraih 13 kemenangan dan menderita enam kekalahan. Saat ia mengambil alih kendali, klub berada di peringkat ketujuh, namun kini mereka berada di peringkat kelima. Yang lebih penting, selisih antara Panathinaikos dan dua posisi teratas - yang menawarkan tiket emas kualifikasi Liga Champions - justru semakin melebar selama masa jabatannya yang singkat, sebuah penurunan yang dianggap tidak dapat diterima.

    Kontekstual historis hanya menambah tekanan pada pelatih veteran ini. Sebagai kekuatan besar dalam sepak bola Yunani, Panathinaikos belum pernah finis di bawah lima besar sejak musim 2018-19, di mana mereka merosot ke peringkat kedelapan. Jika Benitez tidak dapat menghentikan penurunan ini dengan cepat, jajaran petinggi klub tampaknya siap mengambil langkah berbeda untuk melindungi prospek Eropa dan posisi domestik mereka sebelum musim mencapai puncaknya.


  • Iklan
  • Panathinaikos FC v AS Roma - UEFA Europa League 2025/26 League Phase MD8Getty Images Sport

    Kehilangan ruang ganti

    Bukan hanya klasemen liga yang menjadi masalah bagi Benitez; laporan menunjukkan adanya ketidakpuasan yang signifikan di dalam skuad. Menurut The Sun, beberapa anggota skuad tim utama merasa frustrasi dengan metode latihan dan persiapan yang diterapkan oleh pelatih asal Spanyol tersebut. Secara khusus, ada keluhan mengenai kurangnya analisis taktis yang detail selama persiapan pertandingan, yang cukup mengejutkan mengingat reputasi Benitez sebagai pelatih yang sangat teliti dalam hal taktik dan fokus pada detail-detail terkecil dalam permainan.

    Laporan dari Yunani menunjukkan bahwa Benitez telah diberi ultimatum: ia hanya memiliki dua pertandingan untuk menyelamatkan pekerjaannya. Pertandingan mendatang sangat krusial, dimulai dengan laga penting Liga Europa melawan Viktoria Plzen, diikuti oleh pertandingan liga domestik melawan OFI Crete. Jika hasil dari dua pertandingan ini tidak memuaskan dewan direksi, mantan manajer Everton dan Chelsea ini bisa saja kehilangan pekerjaannya dengan paket kompensasi sekitar £4,4 juta untuk meredam dampaknya.

  • Murid menjadi guru

    Jika raksasa sepak bola berbasis di Athena memutuskan untuk berpisah dengan Benitez, penggantinya sudah disiapkan. Media Yunani Sport24 mengklaim bahwa kontak sudah dilakukan dengan mantan pemain Panathinaikos, Igor Biscan. Pria Kroasia berusia 47 tahun ini sudah tidak asing bagi Benitez, karena pernah bermain di bawah asuhannya selama masa kejayaan di Anfield. Biscan terkenal sebagai bagian dari skuad Liverpool yang menciptakan "Keajaiban Istanbul" untuk memenangkan Liga Champions 2005, meskipun ia tetap menjadi cadangan yang tidak dimainkan pada malam bersejarah melawan AC Milan.

    Biscan saat ini tersedia setelah meninggalkan klub Qatar Al-Ahli pada November dan memiliki pengetahuan mendalam tentang klub yang saat ini dicari oleh dewan direksi. Ketersediaan Biscan dan sejarahnya dengan The Reds membuatnya menjadi kandidat utama untuk mengambil alih bangku cadangan jika Benitez gagal melewati masa percobaan dua pertandingannya.


  • FBL-EUR-C3-PANATHINAIKOS-STURM GRAZAFP

    Karier nomaden yang sedang menurun

    Posisi manajerial Panathinaikos merupakan jabatan manajerial ke-15 dalam karier gemilang Benitez, namun tampaknya ini akan menjadi petualangan singkat lainnya. Pekerjaannya sebelumnya di Celta Vigo berakhir dengan pemecatan pada Maret 2024 setelah kurang dari sembilan bulan menjabat. Sebelum bertugas di La Liga, Benitez mengalami nasib serupa di Everton, di mana ia dipecat pada Januari 2022. Keajaiban yang membawa Valencia meraih dua gelar La Liga dan Liverpool ke puncak Eropa tampaknya memudar, karena penunjukan-penunjukan terbarunya mengikuti pola kepergian dini.

    Meskipun mengalami kesulitan belakangan ini, Benitez tetap menjadi salah satu manajer paling berprestasi di generasinya. Riwayat kerjanya mencakup gelar Liga Champions 2005 dan Piala FA 2006 bersama Liverpool, gelar Liga Europa 2013 bersama Chelsea, dan promosi ke Championship bersama Newcastle United.

0