FBL-WC-2026-ASIA-INA-AUSAFP

PSSI Lakukan 'Naturalisasi Besar-Besaran', Mantan Duta Besar Indonesia Untuk Polandia Beri Kritik Tajam

  • PSSI gencar melakukan naturalisasi selama satu tahun terakhir
  • Langkah tersebut dikritik oleh Peter Gontha
  • Bahas isu pemain naturalisasi yang memiliki dua paspor
  • FBL-WC-2026-ASIA-INA-AUSAFP

    APA YANG TERJADI?

    Mantan Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Polandia Peter Gontha melontarkan kritikan tajam terhadap langkah PSSI yang melakukan naturalisasi kepada banyak pemain keturunan untuk memperkuat Skuad Garuda. Dia mengutarakan kritiknya melalui sebuah unggahan di media sosial, yang langsung ramai dibicarakan.

  • Iklan
  • SITUASINYA

    Ia juga menyoroti susunan starting XI Indonesia ketika bermain imbang 0-0 dengan Australia pada lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Dalam susunan 11 pertama Shin Tae-yong, terdapat sembilan pemain diaspora dan hanya dua yang bukan pemain keturunan; yakni Rizky Ridho dan Marselino Ferdinan.

  • APA YANG DIKATAKAN?

    "Saya sungguh galau, saya akan posting status yang akan membuat followers saya marah, tapi tidak apa saya ambil risiko ini, karena saya mau menjaga martabat bangsa saya," tulis Peter Gontha dalam unggahan di Instagramnya.

    Dia kemudian menuliskan sejumlah pertanyaan, yang dia jawab sendiri. Berikut kutipannya:

    1. Apakah Anda cinta PSSI? (saya cinta)

    2. Apakah Anda cinta bangsa? (saya cinta)

    3. Apakah Anda tidak malu lihat PSSI 9 pemainnya adalah bangsa asing yang dinaturalisasi? (Saya malu).

    4. Apakah kita bangsa besar? (saya rasa demikian)

    5. Apakah Anda tahu bahwa naturalisasi mereka hanya sementara, karena mereka mempunyai dua paspor, nanti kalau sudah selesai main di Indonesia mereka akan buang status WNI mereka? (saya tahu)

    6. Apakah mereka mau membuang tunjangan sosial mereka di negara nya begitu saja? (saya rasa tidak).

    7. Apakah menurut Anda tidak lebih baik membina pemain kita dari muda (SD s/d Dewasa)? ( saya rasa demikian)

    8. Apakah tidak lebih baik kalah dengan terhormat dari pada Menang atau seri dengan cara yang merendahkan martabat bangsa? (saya malu).

    Di akhir dia menambahkan: "Saya marah karena diejek oleh seorang teman asing saya, yang saya usir dari kantor saya karena mencemooh PSSI!"

  • APA SELANJUTNYA?

    Skuad Garuda akan melanjutkan perjalanan mereka di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada bulan Oktober mendatang, dengan menghadapi Bahrain dan Tiongkok.

0