Jay Idzes - Venezia FCVenezia FC

Presiden Venezia Apresiasi Peran Jay Idzes Bantu Tim Promosi Ke Serie A

  • Venezia berpesta dengan keberhasilan ke Serie A
  • Niederauer berbicara stabilitas tim di putaran kedua
  • Berencana mempertahankan sebagian besar skuad
  • Selebrasi VeneziaVenezia FC

    APA YANG TERJADI?

    Venezia telah berpesta atas keberhasilan mereka promosi ke Serie A. Presiden klub Duncan Niederauer memberikan gambaran perjalanan sepanjang musim 2023/24, dan terkait rencana mereka menyambut kompetisi kasta tertinggi di Italia pada musim depan.

  • Iklan
  • Jay Idzes - Ascoli vs Venezia 07042024Venezia FC

    GAMBARAN BESAR

    Idzes sempat didiagnosis mengidap penyakit Trombosis Vena dengan Mikro Emboli Paru pada Oktober lalu yang memaksa dirinya harus absen selama beberapa bulan. Pemain berusia 24 tersebut kembali merumput pada awal Februari ketika dimainkan melawan Parma sebagai pemain pengganti di injury time. Selepas itu, Idzes menyegel satu tempat di starting eleven, dan menjadi bagian penting dari pertahanan Venezia.

  • APA YANG DIKATAKAN NIEDERAUER?

    Niederauer mengungkapkan, performa Venezia makin stabil di putaran kedua ketika pelatih Paolo Vanoli mengubah pakem permainan. Kehadiran Idzes dan Michael Svoboda memuluskan perubahan tersebut.

    “Di paruh kedua musim, kami bermain dengan formasi 3-5-2 yang merupakan salah satu kekuatan kami berkat kembalinya pemain-pemain yang [sebelumnya] tidak dalam kondisi bagus, seperti Idzes atau Svoboda,” kata Niederauer.

  • Jay Idzes - Venezia FCVenezia FC

    PERTAHANKAN SEBAGIAN BESAR SKUAD

    Niederauer pun berjanji tidak akan melakukan perombakan tim secara besar-besaran, meski persaingan di Serie A bakal lebih sengit. Beberapa pemain yang kebersamaannya dengan klub mulai berakhir, kemungkinan besar ditawari pembaruan kontrak.

    “Apa yang diinginkan fans sama seperti yang saya mau. Rencananya adalah mempertahankan sebagian besar skuad yang kami punya agar tetap utuh. Kami pikir pemain inti ini lebih siap dibandingkan yang kami gunakan di Serie A sebelumnya,” tutur pebisnis asal Amerika Serikat tersebut.

    “Kami ingin mempertahankan pemain seperti [Joel] Pohjanpalo, [Giorgio] Altare, [Jese] Joronen, Tanner Tessmann, dan [Gianluca] Busio. Saya pikir itu juga keinginan mereka (fans).”

0