- Arhan menyesali kartu merah di laga debut
- Jarang mendapat kesempatan dimainkan
- Berharap kepercayaan pelatih tak luntur
Suwon FCPratama Arhan Berharap Dipercaya Main Lagi Usai Diganjar Kartu Merah
APA YANG TERJADI?
Penggawa timnas Indonesia Pratama Arhan buka suara setelah debutnya bersama Suwon FC di K League 1 pada akhir pekan kemarin diwarnai kartu merah. Arhan pun hanya tampil selama tiga menit. Arhan berharap pelatih Kim Eun-jung tetap memberikan kesempatan kepada dirinya untuk menunjukkan kemampuan, dan menjadikan kartu merah tersebut sebagai pembelajaran.
SITUASINYA
Sejak diboyong ke Suwon, Arhan tidak mendapatkan kesempatan bermain. Di samping lebih sering memperkuat timnas Indonesia, Arhan juga kalah bersaing. Eun-jung lalu memasukkan nama Arhan ke dalam skuad melawan Jeju United, karena Lee Seung-woo menepi akibat terkendala kebugaran. Eun-jung kemudian memainkan Arhan pada menit ke-73 untuk menggantikan Jeong Dong-ho. Namun wasit memberikan kartu merah kepada Arhan selang tiga menit kemudian akibat pelanggaran keras berdasarkan analisa video assistant referee (VAR).
Suwon FCAPA YANG DIKATAKAN ARHAN?
Arhan pun meratapi kartu merah yang diperolehnya tersebut. Menurut Arhan, ia harus lebih meningkatkan kualitas diri supaya insiden seperti itu tidak terulang lagi di masa mendatang.
“Saya mendapat kartu merah di laga debut. Saya kecewa dan sedih, karena tidak bisa membantu tim akibat kartu merah tersebut. Namun saya belajar banyak dari pengalaman ini. Itu akan menjadi pengalaman yang akan membantu saya dalam meningkatkan level permainan di masa depan,” tutur Arhan dikutip laman Chosun.
LEBIH JAUH LAGI
Meski debutnya hanya berlangsung tiga menit, publik sepakbola nasional tetap memberikan dukungan kepada Arhan. Pemain berusia 22 tahun ini menyampaikan ucapan terima kasih kepada fans.
“Ini memberi saya kekuatan besar untuk bangkit kembali, dan memperbaiki kesalahan dan kekurangan dengan lebih bersemangat. Saya akan lebih fokus ke depan, dan membantu tim menang dengan performa terbaik saya,” kata Arhan.
“Saya ingin bermain lagi, dan membantu Suwon. Saya pasti akan menebus kesalahan kartu merah itu. Jika saya mendapat kesempatan bermain, saya berjanji akan melakukan semua yang saya bisa.”