AFP
AFPMaroko mencapai peringkat tertinggi dalam sejarah
Pagelaran Piala Afrika 2025 membuat FIFA merilis daftar peringkat dunia edisi Januari ini, Senin (19/1) malam WIB, dan memberikan dampak signifikan. Meski menderita kekecewaan setelah menemui kegagalan di final, tuan rumah Maroko merasa lega, karena mereka kembali ke sepuluh besar untuk pertama kalinya sejak April 1998. Bahkan Maroko mencapai posisi terbaik mereka sepanjang masa. Sedangkan juara Piala Afrika Senegal naik tujuh setrip ke peringkat 12.
AFPPosisi Indonesia stabil di saat Vietnam turun
Tidak adanya pertandingan internasional pada akhir 2025 dan awal 2026 membuat posisi Indonesia tidak mengalami perubahan. Indonesia tetap menduduki peringkat ke-122 dunia, atau berada di empat besar Asia Tenggara. Nomor satu tetap ditempati Thailand yang menduduki posisi 96, diikuti Vietnam yang turun satu tangga ke posisi 108, Malaysia (121), Indonesia (122), Filipina (136), Singapura (148), Myanmar (163), Kamboja (179), Brunei Darussalam (188), Laos (190), dan Timor Leste (198).
(C)Getty imagesJepang masih menjadi penguasa Asia
Piala Afrika juga memberikan pengaruh terhadap posisi tim asal Asia. Beberapa tim mengalami penurunan satu setrip. Jepang yang turun ke posisi 19 tetap menjadi nomor satu di kawasan Asia. Sedangkan Iran tetap di peringkat ke-20 diikuti Korea Selatan (22). Sementara Australia yang turun satu tangga, serta Uzbekistan dan Qatar yang melorot dua setrip, kini berada di peringkat ke-27, 52, dan 56. Mereka diikuti Irak yang berada di peringkat ke-58, lalu Arab Saudi 61, dan Yordania (64).
AFPSepuluh besar sedikit mengalami perubahan
Kecuali peningkatan yang dialami Maroko, praktis sepuluh besar tidak mengalami perubahan. Pergeseran hanya berpengaruh terhadap Belgia, Jerman, dan Kroasia. Mereka terpaksa turun satu setrip dengan naiknya Maroko. Spanyol masih menjad nomor satu dunia, diikuti Argentina, Prancis, Inggris, Brasil, Portugal dan Belanda.
Iklan