- Adam didiagnosis menderita penyakit otot jantung
- Bisa berakibat fatal bila bermain di laga kompetitif
- Sang pemain mulai menatap pekerjaan baru di klub
Lion City Sailors FCPenyakit Jantung Paksa Pemain Singapura Pensiun Di Usia Emas Pesepakbola
APA YANG TERJADI?
Gelandang Lion City Sailors, Adam Swandi, terpaksa memutuskan pensiun dini di saat dirinya berada di usia emas pesepakbola. Adam pensiun pada usia 28 tahun karena kondisi medis yang memengaruhi jantungnya. Adam didiagnosis menderita kardiomiopati, atau penyakit otot jantung yang membuat jantung lebih sulit memompa darah ke seluruh tubuh. Kondisi ini membuat dia berisiko sangat tinggi mengalami serangan jantung yang berpotensi fatal jika terus bermain sepakbola kompetitif.
GAMBARAN BESAR
Adam digantikan di babak pertama saat Sailors bertanding di Singapore Premier League (SPL) melawan Tanjong Pagar United pada September 2024 setelah merasa tidak enak badan. Kondisinya stabil setelah mendapat perawatan medis segera, tetapi tes selanjutnya mengungkapkan kondisi jantung sang pemain. Jebolan akademi klub Prancis FC Metz tersebut telah mencatatkan 22 caps bersama tim nasional. Meski merasa berat meninggalkan profesinya sebagai pesepakbola, Adam akhirnya harus menerima kenyataan.
Lion City Sailors FCAPA YANG DIKATAKAN ADAM?
“Saya punya ambisi dan impian besar dalam sepakbola, dan saya rasa saya telah mencapai sebagian besarnya. Saya sangat bersyukur atas karier yang saya jalani, dan sangat berterima kasih kepada Sailors, karena telah mendukung saya di setiap langkah,” kata Adam dilansir laman resmi klub.
“Setelah melihat apa yang terjadi pada pemain seperti Christian Eriksen, sungguh tidak masuk akal untuk berpikir hal seperti ini bisa terjadi pada diri saya. Saya sangat menyadari betapa beruntungnya saya masih hidup.”
“Saya sekarang telah berdamai dengan situasi ini. Saya menyadari inilah hidup, karena hidup tidak dapat diprediksi, dan saya harus memulai perjalanan baru.”
APA SELANJUTNYA?
Adam kemungkinan tidak akan meninggalkan dunia sepakbola. Manajemen Lions telah memberikan peluang kepada Adam untuk menjalani peran lain di klub. Di lain sisi Adam tertarik untuk melanjutkan karir sebagai pelatih.
“Manajemen telah memberi saya dukungan penuh, dan saya sangat ingin berkontribusi bagi klub di bidang-bidang di luar lapangan,” ucap Adam.
“Melatih adalah sesuatu yang ingin saya tekuni, karena itu adalah cara terbaik bagi saya untuk mewariskan pengetahuan yang saya peroleh kepada anak-anak muda yang bercita-cita menjadi pesepakbola, atau mereka yang ingin bermain sepak bola.”
“Pada saat yang sama, saya ingin berkontribusi pada klub di bidang seperti pemasaran. Sebagai sebuah klub, kami baru saja memulai, dan masih banyak lagi yang harus dicapai. Meskipun saya sedih karena tidak dapat berkontribusi lagi di lapangan, saya bersemangat untuk membantu mengarahkan klub di bidang lain.”

