Berita Pertandingan
E. Haaland

Pencetak Gol Terhebat Yang Pernah Ada? Perbandingan Erling Haaland, Lionel Messi & Cristiano Ronaldo Di Usia 22 Tahun

18.27 WIB 03/10/22
Erling Haaland Lionel Messi Cristiano Ronaldo Kylian Mbappe Karim Benzema
Striker Man City itu mampu memecahkan berbagai rekor, tapi apa yang dicapai oleh ikon sepakbola saat ini ketika mereka seusianya?

Mesin gol, predator, robot, perisai daging Nordik yang luar biasa; julukan Erling Haaland semakin aneh, tetapi striker Manchester City itu sangat fenomenal sejak pindah ke Liga Primer dari Borussia Dortmund di musim panas ini.

Haaland telah mencetak 17 gol dalam 11 pertandingan pertamanya untuk City, dan manajer Pep Guardiola telah memperingatkan bahwa strikernya tersebut bakal terus meningkat.

Di usianya yang baru 22 tahun, Haaland sudah memiliki 152 gol di level klub dan 21 gol untuk Norwegia, menempatkannya di jalur untuk menjadi salah satu pencetak gol hebat sepanjang masa.

Tapi, apa saja pencapaian para legenda sepakbola ketika mereka berusia 22 tahun? Simak ulasan berikut...

  • Lionel Messi 1999

    Lionel Messi

    Soal pemain terhebat yang pernah dia latih, Guardiola tidak pernah tidak menyebutkan Messi.

    "[Haaland] bisa menjadi pemain yang lebih baik [daripada Messi], dia bisa memiliki kemauan untuk melakukannya," kata Guardiola setelah debut Haaland di Liga Primer. "Ia suka sepakbola, saya belum pernah melihat pemain berusia 21 atau 22 tahun -- mungkin Messi sudah maju -- tetapi sisanya tidak pernah selesai dan Anda selalu bisa berkembang."

    Namun, dalam hal mencetak gol, megabintang asal Argentina ini sama sekali tidak mendekati angka luar biasa Haaland saat di usia yang sama.

    Messi telah mencetak 44 gol dalam 112 penampilan untuk Barcelona, meski pun ia menghabiskan sebagian besar waktunya sebagai winger, dan telah berkontribusi pada tiga gelar La Liga dan dua Liga Champions.

    Itu juga usia ketika ia meledak sebagai pencetak gol, mengemas 628 gol dari 666 pertandingan berikutnya untuk Tim Catalan, dan pada usia 23 tahun ia telah memenangkan Ballon d'Or.

  • Cristiano Ronaldo 2007

    Cristiano Ronaldo

    Seperti Messi, Ronaldo memenangkan Ballon d'Or pertamanya pada usia 22 tahun, meskipun ia pernah menjadi runner-up ketika Kaka dinobatkan sebagai pesepakbola terbaik dunia di tahun sebelumnya.

    Dia juga menghabiskan kariernya kala itu sebagai winger, di mana gol ke-50 kariernya datang sesaat sebelum ulang tahunnya yang ke-22 di bulan April, sementara penantian untuk mencetak hat-trick pertamanya datang enam bulan kemudian.

    Bagaimana pun, dalam beberapa hal Ronaldo memiliki kisah yang mirip dengan Haaland, karena ia juga memutuskan pindah ke Manchester sebagai cara terbaik untuk benar-benar mengumumkan dirinya sebagai bintang sepakbola.

  • Mbappe Haaland

    Kylian Mbappe

    Jika Messi dan Ronaldo mendominasi dekade terakhir bahkan lebih, maka Haaland dan Mbappe akan menjadi striker yang jadi pusat perhatian setidaknya selama sepuluh tahun ke depan.

    Rivalitas sudah dimulai setelah striker Paris Saint-Germain ini mengejek selebrasi 'zen' Haaland setelah mengalahkan Borussia Dortmund di Liga Champions pada 2020.

    Mbappe 18 bulan lebih tua dari Haaland, tetapi memenangkan Golden Boy tiga musim lebih awal dari bomber Norwegia itu setelah tahun yang cemerlang bersama AS Monaco, PSG dan Prancis pada 2017.

    Ia saat ini unggul dalam jumlah total gol klub, dengan 208 gol dari 286 penampilan dengan rata-rata 0,73 gol per pertandingan, sementara Haaland memiliki rasio gol 0,78 per pertandingan.

    Ini juga sangat mirip ketika membandingkan tahap karier mereka di level internasional, dengan Mbappe (28) unggul tujuh gol dari Haaland (21), dan dengan jumlah pertandingan yang lebih banyak (Mbappe 59 caps, Haaland 23 caps).

  • Karim Benzema 2009

    Karim Benzema

    Perdebatan tentang siapa striker terbaik di dunia saat ini adalah topik yang panas, tetapi Benzema telah mendapat banyak dukungan untuk memenangkan Ballon d'Or dalam beberapa pekan mendatang.

    Status superstarsnya telah meroket di akhir kariernya, sebagian besar muncul setelah keluar dari bayang-bayang Ronaldo, meskipun ia selalu menjadi pemain yang konsisten.

    Pada usia 21 tahun, ia dipantau oleh klub-klub top Eropa setelah mencetak 66 gol dalam 148 penampilan untuk Lyon, dan Real Madrid mengalahkan Manchester United asuhan Sir Alex Ferguson untuk mendapatkan tanda tangannya pada 2009.

    Namun, di musim pertamanya di Santiago Bernabeu, ia hanya berhasil mencetak sembilan gol.

    Itu artinya jika dibandingkan dengan musim lalu, pada usia 34 tahun, total 44 golnya adalah yang terbaik dalam kariernya.

  • Lewandowski Lech Poznan

    Robert Lewandowski

    Tidak banyak yang melihat potensi besar Lewandowski ketika ia seusia Haaland dan masih bermain di Polandia.

    Satu orang yang kepincut adalah Sam Allardyce, dan ia mencoba membawa Lewandowski ke Blackburn Rovers pada 2010, tapi kesepakatan itu gagal ketika gunung berapi Eyjafjallajokull di Islandia meletus dan memaksa semua penerbangan keluar-masuk Inggris dihentikan.

    Sebaliknya, Lewy akhirnya pindah ke mantan klub Haaland, Borussia Dortmund, dan kariernya benar-benar menanjak, memenangkan gelar Bundesliga berturut-turut dan mencapai final Liga Champions sebelum pindah ke Bayern Munich.

    Namun, pada usia 22 tahun, Lewy masih menjadi bintang baru di sepakbola Polandia, setelah mencetak 21 gol dalam 32 penampilan untuk tim divisi dua Znicz Pruslow sebelum mencetak 41 gol dalam 82 laga untuk Lech Poznan.

  • Ibrahimovic Ajax

    Zlatan Ibrahimovic

    Ini mungkin tampak seperti waktu yang sangat lama, Ibrahimovic jelas pernah berusia 22 tahun.

    Pada usia itulah ia bergabung ke Ajax dengan rekor klub sebesar £7 juta, tiba di Amsterdam sebagai striker yang relatif tidak dikenal bahkan punya reputasi di Swedia sebagai pembuat masalah sejak di Malmo.

    Keterampilannya di lapangan luar biasa dan ia dengan cepat membuatnya disandingkan dengan legenda Belanda Marco van Basten selama tiga tahun di Ajax, dengan ia kemudian pindah ke Juventus.

    Pada usia 22 tahun, ia telah menorehkan 48 gol dari 110 penampilan, dengan performanya semakin meningkat apalagi ketika ia bermain untuk AC Milan dan PSG.

    Haaland mungkin memiliki kepercayaan diri yang sama dengan rekan Skandinavianya, dan jika ia bisa menandingi daya tahah Ibra, ia akan tetap menjadi predator di akhir kariernya.

  • Alan Shearer

    Alan Shearer

    Rekor Shearer 260 gol di Liga Primer tampaknya hampir tak tersentuh, meskipun ia telah gantung sepatu lebih dari satu dekade lalu, Haaland sepertinya bisa menantangnya.

    "Saya pikir jika ia bertahan dan tetap bugar maka saya pikir dia akan memiliki kesempatan," kata Shearer sendiri. "Tapi, saya pikir Harry Kane mungkin memiliki sesuatu untuk dikatakan tentang itu, karena ia mungkin bisa memecahkannya pada waktunya."

    Meski pun Haaland menghabiskan tahun-tahun awalnya di Norwegia, Austria dan Jerman, tantangannya setara karena Liga Primer baru dimulai dua hari sebelum ulang tahun ke-22 Shearer.

    Mungkin agak terlalu dini untuk membuat perbandingan, tapi dari tujuh penampilan pertama mereka, Haaland unggul dengan 11 gol berbanding tujuh. Bomber Norwegia itu butuh 250 lagi jika dia ingin memecahkan rekor yang bertahan selama 16 tahun.

  • Aguero Atletico Madrid

    Sergio Aguero

    Haaland mungkin dengan mudah melewati catatan tiga gol ayahnya, Alfie, untuk City, tapi jalan masih panjang untuk mencapai rekor klub sepanjang masa klub milik Aguero dengan 260 gol.

    Namun, Haaland dapat mengambil kepercayaan dari fakta bahwa pemain Argentina itu masih di Atletico Madrid dan di usia 22 tahun Aguero baru pindah ke Man City.

    Dengan rata-rata 26 gol per musim milik Aguero, Haaland dengan 14 gol yang dia cetak dalam kurun waktu kurang lebih dua bulan sepertinya berpeluang melewati rekor Aguero jika dia bertahan untuk jangka waktu yang sama.

  • Erling Haaland Norway

    Jorgen Juve

    Lahir tahun 1906, Juve adalah pemegang rekor sepanjang masa Norwegia sejak ia memecahkan itu pada tahun 1933 ketika melawan Ungarne Amateure.

    Tampaknya hanya masalah waktu sebelum 33 golnya dipecahkan oleh Haaland, yang sudah duduk di urutan kedelapan dalam daftar pencetak gol sepanjang masa negaranya, dengan ia sudah menorehkan 21 gol dari 23 caps.

    Anehnya, Juve memiliki catatan yang lebih baik pada tahap yang sama, mencetak 26 gol dalam jumlah pertandingan yang sama, termasuk empat hat-trick internasional -- dua kali lebih banyak dari Haaland.

    Sayangnya, paruh kedua kariernya tidak berjalan dengan baik, tanpa gol dalam 14 penampilan terakhirnya sebelum laga terakhirnya di usia 27 tahun. Haaland jelas berharap dia tidak mengalami penurunan serupa.