Team BulgariaPemain Bulgaria Marin Petkov Sebut Pengkritik Tak Tahu Cara Bermain Sepakbola
Kritik Pedas Untuk Pengamat Layar Kaca
Marin Petkov menanggapi berbagai komentar miring mengenai keikutsertaan Bulgaria di FIFA Series 2026 yang berlangsung di Indonesia selama jeda internasional Maret, karena menganggap kualitas lawan berada di bawah level mereka. Gelandang serang ini menegaskan mereka yang hanya menyaksikan pertandingan dari kejauhan tidak memahami betapa sulitnya perjuangan di atas lapangan, terutama dengan tantangan cuaca yang ekstrem. Bulgaria mencatat dua kemenangan di ajang ini setelah menggasak Kepulauan Solomon 10-2, serta menaklukkan timnas Indonesia 1-0.
Tantangan Iklim & Mengapresiasi Tim Medis
Petkov juga menyoroti kondisi meteorologi selama turnamen berlangsung di Jakarta. Kelembapan tinggi dan suhu yang tidak bersahabat menjadi lawan tambahan bagi para pemain Bulgaria, selain tim lawan di lapangan hijau. Dia pun memberikan apresiasi khusus kepada seluruh staf pendukung yang membantu tim tetap bugar.
“Orang-orang yang hanya menonton sepakbola, tetapi belum pernah mempraktikkannya, belum pernah ke lapangan, dan belum pernah merasakan cuaca seperti apa yang kami hadapi saat bermain, bisa berbicara sendiri,” cetus pemain berusia 22 tahun itu.
“Pelatih sudah mengatakannya dengan sangat baik, saya tidak akan mengulanginya. Ini adalah tugas kami, dengan banyak kerja keras, kami akan menghentikan hal-hal ini, dan kami akan menghentikan pembicaraan-pembicaraan ini di negara kami, yang tidak hanya terjadi di sepakbola, tetapi juga dalam kehidupan.”
“Saya ingin mengucapkan selamat kepada semua orang yang berada di kamp pelatihan, serta staf pelatih, fisioterapis, bahkan kalian para jurnalis. Kalian merasakan suasananya, bayangkan bagaimana rasanya seperti kami. Itulah mengapa saya ingin mengucapkan selamat kepada semua orang, termasuk tim medis.”
Team BulgariaDibandingkan Dengan Valeri Bojinov
Keberhasilan mencetak gol kemenangan melawan timnas Indonesia tidak hanya membawa Bulgaria tanpa kekalahan, tetapi juga catatan statistik prestisius bagi sang pemain. Dengan tambahan satu gol tersebut, Petkov mencatat tiga gol di FIFA Series, dan secara keseluruhan sudah mengoleksi enam gol untuk tim nasional senior. Petkov juga disejajarkan dengan mantan striker Manchester City dan Juventus, Valeri Bojinov.
“Saya tidak ingin membandingkan diri saya dengan Valeri Bojinov, karena kalian lihat betapa hebatnya karir yang telah dia raih. Siapa saya untuk membandingkan diri saya dengannya? Saya baru berusia 22 tahun. Saya berharap dapat berkembang, membangun prestasi saya, dan membantu tim nasional negara saya,” imbuh penggawa klub Arab Saudi Al-Taawoun tersebut.
Membangun Kolektivitas Menuju Masa Depan
Petkov yang dinobatkan sebagai pemain terbaik juga menyinggung soal atmosfer internal tim yang semakin menguat. Baginya, tidak ada perbedaan antara laga persahabatan maupun kompetisi resmi saat mengenakan seragam kebanggaan negara. Kedekatan antar pemain disebut sebagai kunci utama kebangkitan sepakbola Bulgaria.
“Menurut saya, tim kami mulai mencapai level yang sangat bagus. Kami juga berteman baik, dan harus membawa persahabatan itu melampaui pertandingan. Tetapi ketika Anda bermain untuk negara, Anda tidak dapat memisahkan pertandingan resmi dan persahabatan. Di setiap pertandingan, Anda harus bermain maksimal,” pungkas Petkov.
Iklan
SUKA CERITA INI?
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami
