Pedro Porro TottenhamGetty Images

Diterjemahkan oleh

Pedro Porro meledak! Bintang Tottenham memukul bangku cadangan dalam ledakan amarah setelah keputusan pergantian pemain oleh Igor Tudor

  • Ketegangan di pinggir lapangan memuncak di kandang

    Musim Tottenham semakin terpuruk ke dalam kekacauan pada Kamis malam saat emosi Porro meluap-luap dalam kekalahan3-1 di kandang melawan Palace. Bek sayap Spanyol itu tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya saat harapan Tottenham untuk bertahan di Premier League kembali mendapat pukulan telak. Drama mencapai puncaknya pada menit ke-74 saat manajer Igor Tudor menarik Porro dan menggantinya dengan Xavi Simons. Bek tersebut tampak memarahi wasit keempat Ruebyn Ricardo saat ia meninggalkan lapangan, menunjukkan ketidakpuasan yang jelas.

    Kemarahan Porro tetap terasa saat ia mencapai bangku cadangan, mengabaikan upaya wasit untuk menenangkannya. Mantan pemain Sporting CP itu melampiaskan frustrasinya pada perabotan, memukul keras sebuah kursi sebelum akhirnya duduk di tempatnya di bangku cadangan.

  • Iklan
  • Pedro Porro TottenhamGetty Images

    Keputusan wasit memicu kemarahan pemain Spanyol.

    Kemarahan bek sayap tersebut merupakan puncak dari malam yang dipenuhi dengan ketidakadilan yang dirasakan. Porro merasa sangat kesal karena wasit Andy Madley menolak memberikan tendangan bebas setelah insiden fisik dengan gelandang Palace, Daichi Kamada, pada awal pertandingan.

    Setelah Micky van de Ven diusir pada menit ke-38 karena pelanggaran, tuan rumah kebobolan tiga gol di akhir babak pertama, yang menyebabkan banyak penonton meninggalkan stadion sebelum peluit babak pertama berbunyi.

  • Harapan untuk bertahan hidup tergantung pada benang tipis.

    Meskipun Porro dan rekan-rekannya terus protes dengan keras, kenyataan yang dihadapi Porro dan timnya tetap suram. Ledakan emosi individu tersebut mencerminkan kecemasan kolektif tim yang kini telah kalah dalam lima pertandingan berturut-turut di kasta tertinggi, membuat mereka berada di ambang degradasi yang tak terbayangkan ke Championship. Hasil ini membuat Tottenham terpuruk di peringkat ke-16, hanya satu poin di atas zona degradasi. The Lilywhites belum pernah mengalami degradasi dari kasta tertinggi sejak 1977, namun rekor historis tersebut kini terancam serius.

  • Tottenham Hotspur v Crystal Palace - Premier LeagueGetty Images Sport

    Tekanan semakin meningkat terhadap Tudor

    Spurs harus segera menemukan solusi untuk kelemahan pertahanan mereka jika ingin terhindar dari degradasi. Setelah kalah dalam lima pertandingan Premier League terakhir, tim London ini telah kehilangan momentum dan berada dalam posisi yang sangat rentan. Tim Tudor menghadapi jadwal yang berat ke depan saat mereka berusaha menjauhi zona degradasi. Namun, sebelum kembali beraksi di Premier League melawan Liverpool pada 15 Maret, mereka harus menghadapi leg pertama yang krusial melawan Atletico Madrid di babak 16 besar Liga Champions.

0