- Milan melakoni laga tandang ke Leverkusen
- Alonso memperkirakan Milan bermain bertahan
- Fonseca menanggapi pernyataan Alonso
Getty
Getty
GettyPelatih AC Milan Paulo Fonseca merasa tersinggung dengan pernyataan Xabi Alonso yang memperkirakan Rossoneri bakal menerapkan permainan bertahan ketika berjumpa Bayer Leverkusen, Rabu (2/10) dini hari WIB, dalam matchday kedua Liga Champion. Fonseca menegaskan, Milan berbeda dengan kebanyakan tim Italia, dan tidak menerapkan permainan catenaccio.
Alonso bersama wakil kapten Jonathan Tah berbicara tentang tim-tim asal Italia, dan kecenderungan mereka dengan pola pikir kuat tentang permainan defensif. Alonso dan Tah memperkirakan Milan juga akan bertahan lebih dalam ketika bertemu di Bay Arena. Mereka sepakat penggawa Leverkusen harus bersabar saat membongkar pertahanan lawan di pertandingan nanti.
Getty“Hari ini saya membaca apa yang dikatakan Xabi Alonso. Ketika kita berbicara tentang tim Italia, kita selalu mengatakan hal yang sama: tim Italia pandai bertahan, dan bermain dengan serangan balik,” cetus Fonseca dikutip laman Football Italia.
“Saya ingin membahas hal yang berbeda ketika kita berbicara tentang Milan. Kami harus bekerja keras, karena kami tidak ingin dianggap seperti itu. Kami jelas harus bertahan, karena kami bermain melawan tim yang kuat, tetapi ketika kami menguasai bola, kami tetap ingin bermain menyerang.”
Milan membuka Liga Champions musim ini dengan kekalahan dari Liverpool. Situasi ini tidak menguntungkan, mengingat ada perubahan format kompetisi. Milan kini membutuhkan performa lebih baik saat melakoni matchday kedua agar tetap bisa bertahan di kompetisi antarklub kasta tertinggi di Eropa tersebut.