Chivas v Leon - Torneo Apertura 2024 Liga MXGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Pahlawan legendaris Manchester United, Javier Hernandez, mengunggah video dirinya menangis karena video viral bayi monyet Punch

  • Sisi lembut Chicharito

    Penyerang legendaris yang pernah memenangkan dua gelar Premier League selama masa kejayaannya di Old Trafford, membagikan beberapa klip kepada 6,3 juta pengikutnya di Instagram, menunjukkan primata kecil itu didorong menjauh oleh monyet-monyet yang lebih tua. Hernandez tampak terharu saat melihat Punch menyeret teman berbulu kesayangannya ke sudut untuk tidur, membuat penyerang itu menambahkan caption yang merendahkan diri: “Mengapa kamu menangis? Itu hanya seekor monyet…”.

  • Iklan
  • Manchester United v West Ham United - Premier LeagueGetty Images Sport

    Chicharito menjelaskan makna simbolis yang mendalam di balik Punch.

     Chicharito tidak hanya membagikan video tersebut; ia juga memberikan analisis psikologis yang mendalam tentang mengapa penderitaan hewan itu begitu mendalam baginya. Dalam suratnya kepada para penggemar, mantan bintang Real Madrid dan West Ham itu menjelaskan: “Punch Monkey menggerakkan hati kita karena dia kuat dan dia nyata. Dia berusaha melindungi diri tanpa benar-benar tahu caranya, dan kita semua pernah melakukannya pada suatu saat. Tidak ada niat jahat dalam dirinya, hanya emosi, ketulusan, dan keinginan untuk hidup.”

    Penyerang senior yang saat ini menjadi pemain bebas setelah meninggalkan klub masa kecilnya, Chivas, pada Januari, terus mengambil pelajaran hidup dari video viral tersebut. “Dia mengajarkan kita bahwa: Kamu bisa merasakan dengan dalam tanpa hidup dalam keluhan. Kamu bisa mengenali penolakan tanpa menjadi korban. Kamu bisa melindungi hatimu tanpa menutupnya. Kurangi ‘apa yang mereka lakukan padaku,’ dan lebih banyak ‘apa yang bisa aku lakukan dengan ini?’” tulis Hernandez, yang mendapat dukungan luas dari penggemar yang memuji kerentanannya dan pandangan stoiknya.

  • 'Little Pea' yang menaklukkan Old Trafford

    Jauh sebelum ia membagikan wawasan filosofis di Instagram, Hernandez telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pemain pengganti paling efektif dalam sejarah Premier League. Setelah bergabung dengan Manchester United pada 2010, "Little Pea" menjadi pahlawan legendaris bagi tim Sir Alex Ferguson, mencetak 59 gol dalam 157 penampilan. Kemampuannya untuk berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat menjadikannya bagian penting dalam era dominasi domestik terakhir United.
    Koleksi gol-golnya di Old Trafford tetap seseru kehadirannya di media sosial. Para penggemar masih mengingat dengan hangat sundulan terbaliknya yang luar biasa melawan Stoke City dan gol anehnya di Community Shield 2010 melawan Chelsea, di mana ia berhasil menendang bola ke wajahnya sendiri dan masuk ke gawang. Perpaduan antara penyelesaian klinis dan komedi tak sengaja ini membantu memperkuat ikatan dengan para penggemar United yang jelas masih bertahan lama setelah ia meninggalkan klub.

  • Leagues Cup Showcase - Club Deportiva Guadalajara v Los Angeles GalaxyGetty Images Sport

    Koneksi global Chicharito

    Setelah meninggalkan United, Hernandez menjalani karier yang nomaden namun sukses, yang membawanya ke Santiago Bernabeu sebagai pemain pinjaman, diikuti dengan periode produktif di Bayer Leverkusen dan West Ham. Ia kemudian pindah ke MLS bersama LA Galaxy sebelum kembali ke Meksiko. Meskipun karier bermainnya mungkin mendekati akhir, kemampuannya untuk terhubung dengan audiens global tetap tak tergoyahkan, dengan ledakan emosional terbarunya memicu perbincangan tentang ketahanan.

    Reaksi terhadap postingannya sangat positif, dengan banyak pengikut yang menyuarakan perasaan yang sama mengenai bayi macaque. Seorang komentator merangkum suasana hati dengan mencatat bahwa hewan tersebut “Stoik dan tangguh. Seperti seharusnya.” Bagi Hernandez, kisah Punch menjadi pengingat universal tentang ketekunan manusia dan hewan, membuktikan bahwa bahkan atlet profesional yang tangguh pun tidak kebal terhadap kekuatan video viral dengan hati yang mulia.

0