Luis meninggalkan catatan manajerial yang tak terbantahkan mengesankan, setelah awalnya beralih dari pemain ke jajaran pelatih muda sebelum mengambil alih posisi manajer senior. Selama masa jabatannya, ia memimpin 101 pertandingan, mencatatkan 64 kemenangan dan hanya mengalami 15 kekalahan.
Penampilannya yang dominan pada musim 2024 dan 2025 membawa kesuksesan besar, dengan menambahkan Copa do Brasil, Brasileirao, dan CONMEBOL Copa Libertadores yang prestisius ke lemari trofi klub. Meskipun kepergiannya yang mendadak dan tanpa ampun, bek kiri mantan tersebut tetap menjaga profesionalismenya hingga akhir. Sebelum pengumuman resmi, ia menyampaikan ucapan perpisahan yang penuh emosi, mengatakan: "Terlepas dari apa yang terjadi, jika besok saya tidak ada di sini, cinta dan kasih sayang saya untuk Flamengo akan selalu ada." Ia mengakui tekanan besar dalam mengelola klub, menambahkan, "Saya tidak ragu bahwa saya telah menjalani tahun-tahun terbaik dalam hidup saya di sini."