Arsenal FC v Crystal Palace FC - Premier LeagueGetty Images Sport

Nasib Raheem Sterling Kian Suram! Tottenham Mendadak Mundur Dari Perburuan Sang Winger

  • Spurs menolak kesempatan untuk merekrut Sterling

    Tottenham mengikuti jejak Napoli untuk mundur dari perebutan Sterling, membuat masa depan sang pemain tidak pasti hanya beberapa hari setelah ia menjadi pemain bebas transfer. Klub London utara itu telah disebut-sebut sebagai tujuan potensial bagi pemain internasional Inggris itu, yang ingin tetap berada di ibu kota karena alasan keluarga. Dengan Spurs yang ingin memperkuat lini serang mereka untuk memperbaiki penurunan performa yang membuat mereka terpuruk di posisi ke-14 di Liga Primer, kesepakatan jangka pendek untuk pemain yang terbukti sukses tampaknya menjadi solusi yang logis.

    Namun, jurnalis Alasdair Gold melaporkan bahwa Tottenham telah memutuskan untuk tidak melanjutkan negosiasi formal. Meskipun tidak ada biaya transfer, paket finansial yang dibutuhkan untuk merekrut Sterling tetap signifikan. Pemain tersebut mendapatkan gaji £325 ribu per pekan di Stamford Bridge, dan meskipun ia diperkirakan akan menerima pemotongan gaji, ekspektasi gajinya masih jauh melebihi struktur yang bersedia dilanggar Spurs untuk pemain berusia di atas 30 tahun.

  • Iklan
  • Everton FC v Arsenal FC - Premier LeagueGetty Images Sport

    Sterling dan Chelsea berpisah dengan 'kesepakatan bersama'

    Penolakan dari Tottenham adalah perkembangan terbaru dalam pekan yang kacau bagi Sterling. Pada hari Rabu, masa baktinya selama tiga setengah tahun di Chelsea berakhir dengan kesepakatan bersama. Klub dan pemain sepakat untuk membatalkan sisa 18 bulan kontraknya untuk mengakhiri masa pengasingannya dari tim utama, memungkinkannya untuk langsung memasuki pasar bebas.

    Sterling menggunakan media sosial untuk menyatakan "Semua mata tertuju pada masa depan," tetapi masa depan itu semakin sulit diprediksi. Kubu Sterling berharap statusnya sebagai pemain bebas transfer akan memicu perebutan tanda tangannya di antara klub-klub elite Liga Primer. Namun, pasar transfer justru ragu-ragu, dengan klub-klub yang waspada terhadap komitmen finansial yang terlibat.

    Sang pemain sebelumnya enggan memindahkan anak-anaknya dari sekolah mereka di London, sebuah sikap yang menjadikan kepindahan ke Spurs atau bertahan di Liga Primer sebagai prioritasnya. Namun, dengan tertutupnya pintu transfer domestik, Daily Mail Sport melaporkan bahwa masih ada beberapa klub yang tertarik untuk merekrutnya.

  • Napoli dan raksasa Eropa urungkan minat

    Tottenham bukanlah satu-satunya klub yang secara terbuka menjauhkan diri dari sang penyerang. Awal pekan ini, direktur olahraga Napoli Giovanni Manna menepis anggapan bahwa klub Serie A tersebut dapat menawarkan Sterling jalan keluar. Berbicara menjelang kekalahan Napoli di Liga Champions melawan Chelsea, Manna mengakui bahwa pembicaraan telah terjadi pada musim panas tetapi menyebutkan "ekspektasi finansial yang signifikan" dari pemain tersebut sebagai penghalang kesepakatan.

    Pola ini muncul di seluruh Eropa. Meskipun rekam jejak Sterling - setelah bermain untuk Liverpool, Manchester City, dan Inggris - sangat elite, lanskap ekonomi sepakbola Eropa berarti hanya sedikit klub di luar Liga Primer yang dapat menyamai penghasilannya sebelumnya.

    Realitas ini mungkin memaksa Sterling untuk mencari peluang di tempat lain. Saudi Pro League tetap menjadi pilihan yang layak untuk mendapatkan bayaran besar terakhir, meskipun belum jelas apakah Sterling siap untuk meninggalkan Eropa sepenuhnya. Alternatifnya, pindah ke MLS mungkin sesuai dengan gaya hidupnya, tetapi waktu musim mereka dan aturan batasan gaji menghadirkan hambatan tersendiri.

  • Eintracht Frankfurt v Tottenham Hotspur - UEFA Champions League 2025/26 League Phase MD8Getty Images Sport

    Spurs tetap pada strategi transfer yang disiplin

    Bagi Tottenham, keputusan untuk menolak Sterling sejalan dengan pendekatan yang lebih luas di hari terakhir bursa transfer, yaitu kehati-hatian. Alasdair Gold melaporkan bahwa Spurs tidak akan merekrut striker Crystal Palace Jean-Philippe Mateta, dan sikap terhadap Sterling juga sama tegasnya. Alih-alih merekrut veteran berprofil tinggi, manajer Thomas Frank menaruh kepercayaan pada pemain-pemainnya saat ini, termasuk Dominic Solanke, yang baru-baru ini membantu klub lolos ke babak 16 besar Liga Champions.

    Meskipun kesepakatan Sterling yang gratis sangat menggiurkan, Spurs khawatir akan mengganggu anggaran gaji mereka atau menghalangi jalan bagi talenta muda. Saat bursa transfer memasuki jam-jam terakhirnya, tampaknya Tottenham akan tetap menutup dompetnya untuk mendatangkan pemain bintang, sehingga Sterling harus melanjutkan pencariannya untuk klub baru di tempat lain.

0