Kekalahan di markas Real Betis memengaruhi sebagian rencana Real Madrid pada awal La Liga.
Pelatih Jose Mourinho bermaksud mencapai jeda internasional pertama musim ini dengan raihan poin sebanyak mungkin, yakni 21 poin dari 21 poin yang tersedia, demi meraih kepercayaan diri sekaligus membangun tim, serta menekan Barcelona.
Namun, tersandung di hadapan Real Betis menjadi pukulan yang nyata bagi target Mourinho, dan tiba-tiba, hanya setelah 4 pekan, Real Madrid tertinggal 3 poin dari Barcelona yang memuncaki klasemen.
Surat kabar AS menyebutkan bahwa Mourinho tidak mundur dari tujuannya, justru sebaliknya; sebab pentingnya meraih poin sebanyak mungkin sebelum jeda internasional menjadi lebih besar dari sebelumnya, dan hal itu disampaikannya kepada para pemain.
Ada 9 poin yang tersedia sebelum jeda internasional, dan Mourinho menyadari dengan jelas bahwa ia harus meraih semuanya demi menjaga kekuatan Los Blancos dalam perlombaan musim ini.
Sebelum menghadapi Real Betis, yang tingkat kesulitannya sudah ia peringatkan, Mourinho menjelaskan pandangannya mengenai La Liga dengan mengatakan, "Di sini ada tekanan terus-menerus untuk selalu meraih kemenangan. Di Prancis atau Jerman, para kandidat tahu bahwa mereka akan menjadi juara setiap tahun. Sedangkan di sini tidak. Dan tekanan ini mengandung risiko yang besar."
Anda dapat mendiskusikan berbagai topik dan berita secara lebih mendalam di forum Kooora





