Di tengah paceklik gelar, Real Madrid bergerak agresif di bursa transfer, dengan menempatkan pembangunan kembali tim serta pemulihan dominasi di kancah domestik dan kontinental sebagai prioritas utama. Setelah dua musim tanpa meraih satu pun gelar besar, klub berjuluk Los Blancos itu membuka lebar-lebar pundi-pundinya untuk memperkuat skuad, dalam upaya mengakhiri dominasi Barcelona yang diarsiteki Hansi Flick dan kembali ke podium juara.
Setahun lalu, Real Madrid telah merampungkan salah satu transfer tersuksesnya sejak 2019, namun musim panas ini mereka memutuskan untuk memperluas cakupan investasinya, di mana lebih dari sepertiga pengeluaran untuk perekrutan pemain selama lima tahun terakhir terfokus pada beberapa bulan belakangan, sebagai indikasi jelas atas besarnya perubahan yang ditargetkan klub.






