Article continues below
Article continues below
Article continues below
GettyArticle continues below
Article continues below
Article continues below
Penunjukan Michael Carrick sebagai manajer interim Manchester United sempat memunculkan banyak tanda tanya di kalangan suporter. Ia resmi mengambil alih kendali tim utama pada 13 Januari lalu, menggantikan kekosongan yang ditinggalkan oleh Ruben Amorim. Sebelum kedatangan Carrick, Darren Fletcher sempat memimpin tim dalam dua pertandingan sebagai pelatih sementara.
Kembalinya Carrick ke Carrington menjadi sorotan besar karena ia sempat menjauh dari dunia manajerial selama tujuh bulan setelah berpisah dengan Middlesbrough. Kini, ia kembali ke klub yang pernah dibelanya selama bertahun-tahun sebagai pemain untuk menghadapi tantangan besar dalam menstabilkan performa tim yang sempat goyah.
Meski hanya berstatus sebagai suksesor sementara, awal kiprahnya bersama Setan Merah langsung mencuri perhatian publik sepakbola. Empat kemenangan beruntun yang diraih saat melawan tim-tim besar seperti Manchester City, Arsenal, Fulham, dan Tottenham menjadi sinyal kuat bahwa Carrick bukan sekadar sosok pengisi kursi kosong di bench United.
Getty Images SportCarrick menyadari sepenuhnya bahwa status resminya saat ini hanyalah seorang manajer interim. Namun, performa impresif United di bawah arahannya membuat spekulasi mengenai masa depannya mulai berkembang. Ia menolak anggapan bahwa dirinya hanya bekerja untuk jangka pendek tanpa visi yang jelas bagi perkembangan skuad.
Selain rentetan kemenangan beruntun, Carrick juga menunjukkan ketangguhan mental timnya saat berhasil mencuri satu poin dramatis dalam hasil imbang 1-1 melawan West Ham United. Hasil-hasil positif ini membuktikan bahwa para pemain merespons instruksi taktisnya dengan sangat baik, sekaligus mengangkat posisi United di tabel klasemen Liga Primer.
Meskipun pihak klub belum memberikan pernyataan resmi mengenai pencarian manajer permanen baru, Carrick memberikan sinyal bahwa dirinya siap jika diberikan kepercayaan lebih panjang. Fokus utamanya tetap pada profesionalisme kerja, namun ia tidak bisa menutupi ambisinya untuk membangun sesuatu yang berkelanjutan bagi klub yang sangat ia cintai tersebut.
"Ini bukan jawaban standar - bagi saya, ini adalah peran utama. Saya sangat menikmatinya, saya menyukai apa yang saya lakukan. Saya beruntung. Saya merasa terhormat berada di posisi saya sekarang, tetapi bukan karena saya percaya saya bisa melakukannya dan saya di sini untuk melakukannya," ujar Carrick.
Ia mengakui bahwa ada faktor emosional yang sangat kuat dalam keputusannya kembali ke Old Trafford, mengingat sejarah panjangnya sebagai pemain legendaris di sana. Carrick menekankan bahwa memahami budaya klub dan menjadi pendukung setianya adalah satu hal, namun menjalankan tugas sebagai manajer profesional adalah tanggung jawab yang jauh lebih besar.
"Saya mengatakannya ketika saya datang - ada sisi sentimentalnya. Memahami peran dan melewati klub ini dan berada di sini dan mencintai klub dan menjadi pendukung dan semua sisi itu adalah satu hal. Tetapi, sebenarnya, saya di sini untuk melakukan pekerjaan sekarang dan untuk membuat tim yang bagus dan sukses," tambahnya mengenai etos kerjanya.
Mengenai masa depannya, Carrick menegaskan tidak ingin membatasi durasi kepemimpinannya hanya pada hitungan pekan. "Saya tidak menentukan berapa lama itu akan berlangsung tetapi saya senang berada di sini dan selama saya di sini, saya akan memberikan semua yang saya bisa. Dan saya selalu merencanakan masa depan jangka panjang untuk kepentingan klub sepak bola. Begitulah menurut saya seharusnya."
Getty Images SportCarrick kini harus segera mengalihkan fokusnya untuk menjaga momentum positif United dalam rangkaian jadwal padat yang akan datang. Stabilitas performa akan menjadi kunci utama jika ia ingin meyakinkan dewan direksi klub bahwa dirinya adalah sosok yang tepat untuk memimpin proyek jangka panjang.
Ujian berikutnya bagi Carrick dan anak asuhnya adalah duel melawan Everton di Hill Dickinson Stadium pada lanjutan Liga Primer, Selasa (24/2) dini hari WIB.