Setelah konferensi pers sang manajer pada Senin, jurnalis Fabrizio Romano membagikan kutipan tersebut di X, yang memicu reaksi langsung dan terbuka dari Richarlison. Membalas unggahan itu, penyerang Brasil tersebut hanya menulis "Mengapa?" disertai emoji menangis.
Interaksi ini menegaskan retaknya dinamika antara sang pemain dan petinggi klub. De Zerbi kemudian menjelaskan lebih lanjut kebuntuan tersebut: "Ini bukan soal perilaku saya, ini adalah hubungan dan masalahnya ada pada [di antara] pemain dan klub. Dan saya tetap berada di dalam klub. Pelatih dan klub bersama."