Liam Rosenior Chelsea 2025-26Getty

Memanas! Liam Rosenior Balas Kritik Tajam Paul Merson Usai Chelsea Disingkirkan Arsenal dari Piala Liga

  • Rosenior balas kritik Merson

    Kekalahan Chelsea di semi-final Piala Liga tidak hanya meninggalkan luka bagi para pemain, tetapi juga memicu perselisihan terbuka antara manajer Liam Rosenior dan pundit kawakan Paul Merson. Merson, yang menyaksikan langsung kegagalan The Blues membalikkan keadaan melawan Arsenal, menyebut pendekatan taktik Rosenior sangat mengecewakan dan tidak mencerminkan mentalitas klub besar.

    Kritik tersebut berfokus pada sikap Chelsea yang dianggap terlalu konservatif dan main aman, meski mereka dalam posisi tertinggal agregat. Alih-alih tampil menyerang sejak awal untuk mengejar defisit, skuad asuhan Rosenior dinilai bermain pasif seolah-olah sedang mempertahankan keunggulan. Hal inilah yang memicu kemarahan Merson, yang merasa tim dengan investasi besar seperti Chelsea tidak pantas bermain setengah hati di laga krusial.

    Tak butuh waktu lama bagi Rosenior untuk memberikan respons menohok. Sang manajer menegaskan bahwa memberikan komentar dari balik meja siaran jauh lebih mudah daripada memimpin tim di pinggir lapangan. Rosenior menuding Merson hanya berbicara berdasarkan hasil akhir tanpa memahami kompleksitas risiko taktis yang dihadapi tim di tengah tekanan semi-final yang begitu tinggi.

  • Iklan
  • Arsenal v Chelsea - Carabao Cup Semi Final Second LegGetty Images Sport

    "Pundit adalah pekerjaan yang sangat mudah"

    "Saya tidak percaya dengan apa yang baru saja saya tonton. Chelsea bukan tim papan bawah; mereka memiliki banyak pemenang Piala Dunia di dalam skuad, namun pendekatan mereka sangat mengecewakan," ujar Paul Merson kepada Sky Sports dengan nada penuh keheranan saat melihat performa The Blues.

    Merson bahkan memberikan komentar dingin saat melihat bek Wesley Fofana menangis di akhir laga, dengan menyatakan, "Fofana menangis, dan dia memang seharusnya menangis karena mereka sama sekali tidak mencoba untuk menyerang. Mereka tersingkir dengan cara yang menyedihkan di semifinal; keluarlah dengan gagah berani, jangan seperti itu."

    Kritik tersebut semakin tajam ketika Merson menyoroti tempo permainan tim yang dianggap tidak memiliki urgensi sama sekali. "Mereka bermain seolah hanya di gigi dua. Ini adalah semi-final piala, dan Chelsea memiliki pemain yang mampu mengimbangi Arsenal, tetapi mereka sama sekali tidak menunjukkan keberanian untuk melakukannya."

    Menanggapi rentetan serangan tersebut, Liam Rosenior membela diri dengan sindiran balik yang tak kalah tajam. "Saya pernah menjadi pundit, dan itu adalah pekerjaan yang sangat mudah karena Anda bisa bicara setelah semua kejadian berlalu. Realitasnya adalah, jika saya menyerang dan kebobolan dua gol cepat, semua orang akan tetap mempertanyakan keputusan saya."

  • Arsenal v Chelsea - Carabao Cup Semi Final Second LegGetty Images Sport

    Statistik Chelsea

    Meskipun Chelsea terlihat mencoba menekan dengan melepaskan 14 tembakan ke arah gawang yang dikawal Kepa Arrizabalaga, statistik menunjukkan bahwa kualitas peluang mereka sangatlah rendah. Dari sekian banyak percobaan tersebut, hanya dua tembakan yang benar-benar tepat sasaran, yang membuktikan betapa tidak efektifnya lini depan mereka dalam membongkar pertahanan berlapis Arsenal.

    Angka Expected Goals (xG) Chelsea yang hanya menyentuh 0,68 menjadi indikator kuat bahwa mereka jarang menciptakan situasi berbahaya di dalam kotak penalti lawan. Serangan yang dibangun seringkali terhenti sebelum mencapai area krusial, menunjukkan adanya diskoneksi antara lini tengah dan depan. Hal ini kontras dengan efisiensi Arsenal yang mampu mengunci kemenangan lewat gol telat Kai Havertz.

    Efektivitas permainan The Blues menjadi sorotan utama, di mana penguasaan bola yang dominan tidak mampu dikonversi menjadi ancaman nyata. Mimpi untuk melakukan comeback fantastis akhirnya musnah seiring dengan bunyi peluit panjang di Stamford Bridge.

  • FBL-ENG-LCUP-ARSENAL-CHELSEAAFP

    Apa selanjutnya?

    Chelsea akan berupaya untuk bangkit dari kesedihan ini dengan menargetkan tiga poin ketika bertandang ke markas Wolves, yang merupakan tim juru kunci, pada lanjutan Liga Primer, Sabtu (7/2) malam WIB. Empat hari kemudian, mereka bakal menjamu Leeds United, sebelum menghadapi Hull City di Piala FA pada 14 Februari.

0