Getty Images SportPeter McVitie
Marcus Rashford masih berpotensi kembali ke Manchester United, karena mantan pelatihnya meyakini bahwa pemain pinjaman Barcelona tersebut mungkin akan kembali ke klub asalnya.
Pintu tetap terbuka untuk kembalinya ke Old Trafford.
Rashford, yang sedang mengalami kebangkitan performa bersama raksasa Catalan setelah masa pinjaman di Aston Villa, tampak seperti pemain yang terlahir kembali jauh dari sorotan intens Liga Premier, mencetak empat gol dan enam assist di La Liga, serta lima gol dan tiga assist di Liga Champions. Namun, Meulensteen yakin ikatan antara pemain dan klub masa kecilnya tak terputus, menyiratkan bahwa kembalinya ke Manchester adalah kemungkinan yang nyata.
Berbicara kepada BetGoat, mantan asisten Sir Alex Ferguson menekankan bahwa pemain yang lulus dari akademi memiliki ikatan unik dengan klub yang tidak pernah benar-benar pudar. "Ini bisa menjadi jalan kembali bagi Marcus Rashford ke Man Utd, pasti," tegas Meulensteen. "Saya pikir Marcus masih sebiru siapa pun karena dia tumbuh dari akademi sebagai anak muda, dan itu tidak akan pernah hilang, itu tidak akan pernah meninggalkan dia."
Getty Images SportBerkembang pesat di luar Liga Premier
Meulensteen dengan tegas menekankan bahwa keputusan Rashford untuk meninggalkan United, awalnya ke Aston Villa dan kemudian ke Barcelona, adalah keputusan yang tepat untuk perkembangan pribadi dan profesionalnya. Pria asal Belanda itu membandingkan Rashford dengan Scott McTominay, lulusan Carrington lainnya yang berhasil meraih gelar Serie A bersama Napoli, menunjukkan bahwa keluar dari Premier League telah memungkinkan Rashford untuk bernapas lega.
"Hal yang sama berlaku untuk Scott McTominay. Kedua pemain tersebut telah tampil sangat baik di mana pun mereka bermain," kata Meulensteen. "Tapi menurut saya, baik bagi Marcus untuk memiliki periode di luar, pertama di Aston Villa, dan kini di Barcelona. Budaya, bahasa, dan gaya bermainnya berbeda. Setiap pekan pun berbeda."
Dia berargumen bahwa tuntutan fisik dan mental yang tak henti-hentinya di kasta tertinggi Inggris dapat menguras tenaga pemain, dan bahwa La Liga menawarkan tantangan yang berbeda yang saat ini cocok dengan gaya bermain Rashford. "Premier League berbeda. Itu jauh lebih menuntut daripada liga mana pun di dunia. Dan saya pikir dia menikmati sepak bolanya, dan itu yang paling penting. Dia perlu menikmati sepak bolanya."
Menangani 'kehilangan gairah' di United
Saat membahas kemungkinan kembalinya Rashford, Meulensteen tidak ragu untuk membahas alasan mengapa Rashford merasa terpaksa meninggalkan klub tersebut. Bulan-bulan terakhir masa baktinya di United diwarnai dengan penurunan kepercayaan diri dan kebahagiaan yang terlihat di bawah asuhan pelatih Erik ten Hag dan Ruben Amorim. Meulensteen mempertanyakan faktor internal yang menyebabkan pemain yang begitu bersemangat itu kehilangan semangatnya, menyarankan bahwa "ada sesuatu yang tidak beres" di balik layar pada saat itu.
"Mereka masih tampil baik di Liga Champions. Tapi, ya, situasinya telah berubah. Situasi di klub telah berubah," kata Meulensteen. "Ada sesuatu yang tidak beres yang tidak membuat Marcus nyaman pada saat itu di Manchester United karena Anda harus benar-benar bertanya pada diri sendiri apa yang membuatnya kehilangan keinginan untuk bermain untuk klub yang dulu dia cintai dan dibesarkan di sana."
AFPPercakapan merupakan kunci untuk memperbaiki perpecahan.
Menjelang ke depan, Meulensteen yakin bahwa proses penyembuhan kemungkinan besar sudah dimulai berkat waktu yang dihabiskan terpisah. Dengan Rashford menemukan kembali senyumnya di Spanyol dan United memasuki era baru, kondisi untuk rekonsiliasi mungkin sedang terbentuk. Namun, pria Belanda itu menekankan bahwa tidak akan ada yang terjadi tanpa dialog terbuka dan jujur antara pemain dan hierarki klub.
"Tapi hal-hal bisa berubah, dan hal-hal bisa berubah menjadi lebih baik, tapi tentu saja percakapan harus dilakukan untuk melihat ke mana arahnya," katanya mengakhiri.
Diterjemahkan secara otomatis oleh GOAL-e
Iklan



