Manchester UnitedCarrick menggantikan Amorim hingga akhir musim
Michael Carrick resmi ditunjuk sebagai pelatih sementara Manchester United menggantikan Ruben Amorim. Klub memutuskan untuk tidak membawa kembali Ole Gunnar Solskjaer yang membuat mereka memilih Carrick. Dia merupakan asisten Solskjaer, dan menjadi pelatih interim selama tiga pertandingan selepas pemecatan pria asal Norwegia itu pada November 2021. Carrick akan memimpin tim hingga akhir musim setelah pemecatan Ruben Amorim pekan lalu.
“Manchester United dengan senang hati mengumumkan penunjukan Michael Carrick sebagai pelatih kepala tim utama putra hingga akhir musim 2025/26. Carrick bermain 464 pertandingan untuk klub, memenangkan lima gelar Liga Primer, Piala FA, dua Piala Liga, Liga Champions UEFA, Liga Europa UEFA, dan Piala Dunia Antarklub FIFA. Dia bergabung dengan staf pelatih tim utama setelah pensiun pada tahun 2018, serta bertugas di bawah Jose Mourinho dan Ole Gunnar Solskjaer. Setelah kepergian Solskjaer, Carrick memimpin klub dengan gemilang selama perannya sebagai manajer sementara. Mantan pemain internasional Inggris ini pernah menjadi pelatih kepala di Middlesbrough selama dua setengah tahun sejak Oktober 2022,” demikian pernyataan resmi Man United.
Sumber internal Man United menekankan, mereka tidak ingin berada dalam posisi mengganti pelatih kepala di tengah musim, namun mereka harus bertindak segera untuk mencapai tujuan, paling utama adalah lolos ke Liga Champions.
Direktur sepak bola Jason Wilcox, yang berselisih hebat dengan Amorim tiga hari sebelum pelatih asal Portugal itu resmi dipecat, memulai proses penunjukan pelatih hingga akhir musim untuk memberi Man United waktu menjalankan proses pemilihan pelatih tetap. United ingin mendatangkan seseorang yang mengenal dan memahami klub untuk mengurangi risiko masa adaptasi. Selain Carrick, mereka juga berbicara dengan Solskjaer dan Ruud van Nistelrooy.
Carrick terpilih secara bulat setelah para direktur sangat terkesan dengan kemampuannya memimpin tim, bekerja secara kolaboratif, dan pengetahuannya yang kuat tentang para pemain.
AFPCarrick tahu apa yang dibutuhkan untuk sukses
“Memiliki tanggung jawab untuk memimpin Manchester United adalah suatu kehormatan. Saya tahu apa yang dibutuhkan untuk sukses di sini. Fokus saya sekarang adalah membantu para pemain mencapai standar yang kami harapkan di klub luar biasa ini. Kami tahu kelompok ini lebih dari mampu untuk mewujudkannya,” tutur Carrick kepada laman resmi klub.
“Saya telah bekerja dengan sejumlah pemain, dan jelas terus mengamati tim dengan cermat dalam beberapa tahun terakhir. Saya memiliki keyakinan penuh pada bakat, dedikasi, dan kemampuan mereka untuk sukses di sini. Masih banyak yang harus diperjuangkan musim ini, kami siap untuk menyatukan semua orang dan memberikan penampilan yang pantas diterima fans setia.”
Sementara Wilcox menambahkan: “Michael adalah pelatih yang luar biasa dan tahu persis apa yang dibutuhkan untuk menang di Manchester United. Dia siap memimpin kelompok pemain berbakat, dan kami bertekad untuk sisa musim ini terus membangun klub menuju kesuksesan yang teratur dan berkelanjutan.”
Evans kembali, Fletcher menangani tim U-18
Staf pendukung Carrick terdiri dari mantan asisten pelatih Chelsea dan Inggris, Steve Holland, ditambah Jonathan Woodgate, yang merupakan asistennya di Middlesbrough. Mantan bek Setan Merah, Jonny Evans, ditambah Travis Binnion dan Craig Mawson, yang sudah berada di klub, juga akan membantunya.
Darren Fletcher, yang mengambil alih tim utama melawan Burnley dan Brighton selepas Amorim dipecat, kembali menjabat sebagai pelatih tim U-18 United. United sangat terkesan dengan bagaimana Fletcher bertindak selama masa singkatnya sebagai pelatih dan sangat menghargainya.
GettyCarrick menghadapi Man City dengan kembalinya Amad & Mbeumo
Carrick menghadapi pertandingan pertama yang menantang dalam periode keduanya sebagai pelatih, yakni saat Man United menjamu Manchester City pada akhir pekan ini sebelum mengunjungi Arsenal dalam laga keduanya.
Setidaknya dia akan mendapat tambahan tenaga dengan kembalinya Bryan Mbeumo dan Amad Diallo ke dalam skuad setelah Kamerun dan Pantai Gading tersingkir dari Piala Afrika, namun Noussair Mazraoui tetap berada di turnamen bersama tuan rumah Maroko.
Iklan

