Maarten Paes - Ajax AmsterdamAFC Ajax

Maarten Paes Yakin Ajax Amsterdam Masih Bisa Finis Di Dua Besar Demi Amaknkan Tempat Di Liga Champions

  • FBL-NED-EREDIVISIE-AJAX-NIJMEGENAFP

    Ajax mendapatkan hasil tidak menguntungkan

    Hasil imbang melawan NEC Nijmegen pada akhir pekan kemarin tidak menguntungkan bagi Ajax Amsterdam untuk menembus dua besar klasemen. Mereka kini tertinggal lima poin dari Feyenoord yang menduduki peringkat kedua, sehingga membuat peluang mendapatkan tiket otomatis ke Liiga Champions musim depan menjadi berat. Kendati demikian, Maarten Paes optimistis Ajax akan mengakhiri musim di dua besar, dan lolos ke fase grup Liga Champions tanpa harus melalui babak tiga kualifikasi.

  • Iklan
  • Koleksi poin makin tertinggal dari Feyenoord

    Saat ini Ajax menduduki peringkat keempat usai mengoleksi 43 poin, dan memiliki angka yang sama dengan peringkat tiga NEC. Sementara Eredivisie cuma mendapat jatah dua tim yang otomatis ke fase grup Liga Champions. Situasi itu membuat Ajax dikejar waktu untuk mendapatkan poin sebanyak mungkin, karena Eredivisie hanya menyisakan sepuluh pertandingan. Dari sepuluh laga itu, Ajax masih harus menghadapi Feyenoord pada akhir bulan depan yang bisa menentukan nasib mereka.

  • Maarten Paes - Ajax AmsterdamAFC Ajax

    Materi pemain bisa membawa Ajax ke fase grup UCL

    Walau begitu, Paes yang telah menjalani debutnya bersama Ajax menyusul cedera yang dialami kiper utama Vitezslav Jaros menyimpan keyakinan Ajax dapat mewujudkan ambisi itu.

    “Talenta yang kami miliki memberi kami keyakinan akan berhasil, segalanya berjalan tiga langkah lebih baik dari biasanya. Saya bisa melihatnya [kami akan] finis di posisi kedua. Saya yakin dengan tim saya; kami memiliki banyak talenta, dan jika kami tampil lebih baik, kami masih bisa lolos langsung ke Liga Champions,” ucap Paes.

  • Ajax harus memperbaiki kelemahan mengantisipasi bola mati

    Ajax sebetulnya sempat memimpin terlebih dulu di laga itu, tapi NEC bisa menyamakan kedudukan melalui skema set-piece. Ini menjadi salah satu kelemahan yang harus segera dibenahi.

    “Kami perlu lebih tangguh dalam [mengantisipasi] sepak pojok. Kami perlu bertahan lebih baik dalam duel udara, tetapi terutama bola-bola kedua. Kami terlalu sering kalah dalam duel-duel itu,” imbuh Paes.

0