GFX Vinicius Jr Lucas PaquetaGetty/GOAL

Diterjemahkan oleh

Lucas Paqueta mendesak Vinicius Junior untuk kembali bergabung dengannya di Flamengo di tengah badai rasisme yang sangat menyedihkan di Real Madrid

  • Front bersatu melawan kekerasan

    Paqueta, yang baru-baru ini kembali ke Rio de Janeiro dengan gemilang sebagai rekrutan termahal dalam sejarah Flamengo, sangat terpengaruh oleh perlakuan yang diterima Vinícius di luar negeri setelah dugaan hinaan rasial dari Gianluca Prestianni. Keduanya naik melalui jenjang pemuda di Ninho do Urubu sebelum menaklukkan tim senior pada 2017. Dari Brasil, gelandang serang ini lelah melihat rekan senegaranya menjadi sasaran. "Kami banyak bicara, tapi sangat sedih masih harus mengalami dan menyaksikan hal-hal yang terjadi pada Vini. Siapa pun yang mengenalnya tahu betapa besar hatinya. Orang-orang menyalahkannya atas hal-hal yang seharusnya tidak dia tanggung. Dia adalah korban di sana. Saya, semua orang di Flamengo, dan seluruh staf, memberikan dukungan penuh kepada Vini," kata Paqueta kepada ESPN.

  • Iklan
  • FBL-COPA AMERICA-2024-PAR-BRAAFP

    Seruan emosional untuk pulang ke rumah

    Di luar dukungan moral, Paqueta secara aktif mengkampanyekan transfer sensasional yang akan menggemparkan dunia sepak bola. Meskipun Vinícius merupakan salah satu talenta paling diburu di dunia dan terikat kontrak di ibu kota Spanyol hingga 2027, daya tarik Flamengo tetap menjadi narasi kuat dalam kariernya. Paqueta mengungkapkan bahwa ia telah menjalin komunikasi terus-menerus dengan bintang Real Madrid tersebut, mengingatkan dia pada janji yang mereka buat hampir sepuluh tahun lalu saat mereka masih remaja yang bermimpi meraih kejayaan.

    Gelandang tersebut berusaha meyakinkan pemenang Liga Champions bahwa rumput mungkin lebih hijau di Brasil. "Kami sering berbicara dan aku bilang padanya: 'Aku di sini, sekarang hanya kamu yang kurang. Datanglah karena kita harus menepati janji kita.' Aku yakin pada waktunya dia akan kembali ke Flamengo," kata Paqueta.

  • Mimpi strategis Flamengo

    Meskipun prospek Vinícius meninggalkan Los Blancos di puncak kariernya tampak seperti mimpi yang jauh, dewan direksi Flamengo menanggapi hal ini dengan keseriusan yang sejati. Selama konferensi pers perkenalan Paqueta, direktur klub Jose Boto memberi isyarat bahwa target ambisius berikutnya bagi Rubro-Negro memang adalah nomor tujuh Real Madrid. Apa yang awalnya terdengar seperti lelucon ringan kini berubah menjadi tujuan strategis bagi kepemimpinan klub, yang bertekad memanfaatkan setiap kesempatan untuk membawa lulusan akademi mereka kembali ke Rio de Janeiro.

    Laporan internal menunjukkan bahwa komentar Boto jauh lebih dari sekadar "canda". Klub sedang mempersiapkan diri untuk masa depan di mana kembalinya Vinícius bukan lagi mimpi belaka, terutama jika atmosfer toksik di stadion-stadion Eropa terus membebani pemain tersebut. Flamengo telah menunjukkan bahwa mereka memiliki kekuatan finansial untuk membawa kembali bintang seperti Paqueta, dan mereka siap menunggu "momen yang tepat" yang disebutkan oleh gelandang tersebut. Untuk saat ini, fokus tetap pada menjaga Vinícius tetap kuat secara mental saat ia menghadapi periode sulit lainnya di La Liga dan Liga Champions.

  • FBL-RECOPA-LANUS-FLAMENGOAFP

    Fokus pada urusan dalam negeri

    Sementara rumor seputar Vinícius beredar, Paqueta dan rekan-rekannya harus tetap fokus pada jadwal padat yang menanti. Flamengo sedang mempersiapkan diri untuk laga krusial CONMEBOL Recopa melawan Lanus, diikuti dengan tugas domestik di Campeonato Carioca dan dimulainya Brasileirao. Ambisi klub berada di puncak tertinggi, didorong oleh kedatangan talenta kelas atas dan potensi kedatangan figur legendaris lainnya dalam beberapa musim mendatang. Cerita tentang reuni "Ninho boys" menjadi daya tarik bagi setiap pendukung di Brasil.

    Apakah Vinícius akan menjawab panggilan tersebut masih harus dilihat, tetapi pesan dari Maracanã jelas: pintu selalu terbuka lebar kapan pun dia memutuskan sudah cukup dengan "adegan sedih" di Eropa.

0