Getty
Twitter @KL20171Nor Azam Azih
Bersama pasukan Malaysia, Nor Azam Azih mencuri perhatian dengan performanya sepanjang gelaran Piala Asia U-23 tahun in. Menjadi sosok sentral di lini tengah permainan Harimau Malaya, gelandang berusia 23 tahun tersebut menunjukkan kinerja solid hingga mampu membawa timnya melaju ke babak 16 besar dengan status debutan. Nor Azam digadang-gadang akan mampu menjadi penerus Safiq Rahim di skuat senior Malaysia, apalagi ia sudah berkiprah di pentas profesional sejak muncul bersama Pahang FA di Liga Super Malaysia pada 2015 lalu. Karier Nor Azam bisa terus menanjak lantaran punya bakat mumpuni dan mampu untuk mengendalikan tempramennya yang menjadi sisi lemahnya.
the-AFC.com2Lee Keun-ho
Sebagai tim favorit juara Piala Asia U-23 tahun ini, Korea Selatan memang gagal memenuhi ekspektasi, namun pencapaian hingga babak semi-final tentu patut diapresiasi. Raksasa Asia Timur tersebut sepertinya tak perlu khawatir akan kekurangan stok penyerang berbakat hingga beberapa tahun ke depan, karena selepas era Ahn Jung-hwan hingga Son Heung-min, kini muncul Lee Keun-ho yang siap sebagai penerus. Berusia 21 tahun, Lee masih baru sebatas berlaga di level pelajar dengan mempekuat Universitas Yonsei. Tapi penampilan apiknya di turnamen tahun ini yang ditandai dengan tiga gol menjadi bukti sang penyerang sudah siap untuk naik tingkat ke level karier yang lebih tinggi.
Getty3Nguyen Quang Hai
Postur tubuh yang mungil tak menghalangi Nguyen Quang Hai bersinar bersama Vietnam di pentas Piala Asia U-23 tahun ini. Dengan bekal teknik serta kecepatan yang mumpuni, gelandang serang berusia 20 tahun tersebut menjadi paket kejutan bersama Vietnam yang sukses menembus partai final turnamen, dengan aksinya turut membobol gawang sejumlah tim raksasa Asia seperti Australia dan Korea Selatan. Empat gol sudah ditorehkannya sejauh ini, menjadikan namanya sebagai topskor kedua turnamen dan mungkin bisa bertambah apabila penggawa Hanoi FC tersebut bisa melanjutkan aksi impresifnya di final melawan Uzbekistan.
the-AFC.com4Akram Afif
Munculnya nama Akram Afif sebagai sensasi sepakbola Qatar sebenarnya sudah cukup lama yakni selepas mengantarkan negaranya menjadi juara Piala Asia U-19 pada 2014 lalu. Setelah itu, kiprahnya meroket bersama tim senior hingga bakatnya sempat membuat dua klub La Liga Spanyol, Villarreal dan Sporting Gijon kepincut. Ajang Piala Asia U-23 tahun ini menjadi panggung bagi sang winger berusia 21 tahun untuk semakin unjuk gigi dengan sukses membawa Qatar lolos hingga semi-final sebelum secara dramatis disingkirkan oleh kejutan Vietnam. Afif yang merupakan lulusan Aspire Academy kini merumput di Belgia bersama dengan Eupen.
the-AFC.com5Jasurbek Yakhshiboev
Lolosnya Uzbekistan ke partai final Piala Asia U-23 tahun ini merupakan suatu kejutan, tapi itu mereka capai dengan pertunjukan performa yang luar biasa cemerlang. Jasurbek Yakhshiboev menjadi salah satu pemain yang bersinar di tengah solidnya kekompakan tim asal Asia Tengah tersebut. Gelandang berusia 20 tahun yang baru mengawali karier profesionalnya bersama klub papan atas Uzbekistan, Pakhtakor tersebut menunjukkan kualitasnya sebagai bintang masa depan dengan penampilan impresifnya. Aksinya ketika membobol gawang Jepang di fase 16 besar yang menandai kemenangan 4-0 timnya merupakan salah satu yang terbaik di turnamen. Hadirnya Yakhshiboev membuat publik Uzbekistan tak perlu lagi cemas apabila nantinya era generasi Server Djeparov sudah mulai memudar.
Iklan