Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Liga Universitas 2026Tim Media Unileague

Gaungkan Kesehatan Mental, Liga Universitas Coca-Cola 2026 Regional Jakarta Resmi Berakhir

Di laga pamungkas, UNJ menang telak 16-0 atas Universitas Pakuan (Unpak), di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, Minggu (24/8) sore WIB. UNJ menutup kompetisi dengan koleksi 38 poin, hasil 12 kemenangan dan dua kali imbang.

Digelar sejak 18 April hingga 23 Agustus 2026, turnamen edisi pertama ini melibatkan 15 tim universitas dengan total 98 pertandingan di dua regional. Di sisi lain, STKIP Pasundan sebelumnya telah memastikan gelar juara Regional Bandung dengan mengoleksi 36 poin dari 12 pertandingan.

Program ini juga memperoleh eksposur internasional ketika dua peserta turnamen, yakni Elang Cikal Brajananta dari STKIP Pasundan dan M. Elyas Aryo Saputro dari Institut Teknologi Bandung (ITB), mewakili Indonesia dalam program “One World, One Game, One Goal: Football for Youth Mental Health & Well-being” yang diselenggarakan di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNHQ), New York, pada 17 Juli 2026.

  • Liga Universitas 2026Tim Media Unileague

    Rencana Jangka Panjang

    Ratu Tisha Destria, Wakil Ketua Umum PSSI sekaligus pendiri Yayasan Grha Gemah Nusa, berharap kegiatan positif ini bisa terus terlaksana, karena hasilnya tidak akan terlihat dalam waktu dekat.

    "Ini merupakan satu komitmen yang panjang dan sustainable karena tidak mudah kita bisa saja kick-off satu-dua game, tapi ini kita bicara lebih dari 98 game total," ujarnya.

    "Kita bicara dua regional, tahun depan mungkin akan ditambah lagi regionalnya. Jadi ini merupakan satu hal yang panjang, namanya juga liga jadi tiap minggu kita akan ada evaluasinya. Harapannya kalau dari saya sendiri ke depannya ini akan menjadi salah satu bagian dari talent development jangka panjang. Pastinya kita nggak akan melihat hasilnya ini hanya dalam satu tahun."

  • Iklan
  • Kedepankan Kesehatan Mental

    Sementara itu Eva Lusiana Presiden Direktur Coca-Cola Indonesia mengungkapkan alasannya mengapa Coca-Cola mau terjun langsung mendukung dan membangun sepakbola dalam negeri. Menurutnya, sepakbola adalah olahraga lintas generasi yang menjadi pemersatu bangsa, dan bisa menjadi media meningkat kesehatan fisik dan mental.

    "Lewat sepak bola ini banyak hal yang bisa kita bangun dalam kepemudaan kita. Terutama pemuda yang akan menjadi pilar masa depan kita. Sportifitas, kepemimpinan, solidaritas itu sebenarnya yang kita ingin latih melewati dari sepakbola ini. Tetapi yang paling penting di generasi muda sekarang yaitu mental health. Bagaimana secara mental terbangun bukan hanya fisiknya tetapi juga mentalnya juga," jelas Eva.

    Dalam kesempatan yang sama, Ratu Tisha juga menambahkan: "Jadi menurut saya Liga di tahun ini 2026 memang mengusung mental health. Kalau teman-teman ingat tadi kalau ada yang dapat kartu kuning itu kita berlakukan sinbin. Jadi tiga menit mereka keluar dulu sebentar merefleksikan dirinya sebelum kemudian masuk lagi. Jadi itulah implementasi seperti apa bahwa kita harus bertanding dengan semangat yang sportif untuk kemajuan tim bersama."


  • Dukungan Pemerintah

    Penyelenggaraan kompetisi Liga Universitas Coca-Cola ini mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah. Tiga kementrian pemerintah hadir langsung memantau kompetisi ini, yaitu Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kementerian Luar Negeri, dan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

    "Kegiatan Liga Universitas ini merupakan salah satu wahana yang sangat luar biasa.Kami memandang ini suatu kesempatan untuk adik-adik mahasiswa bisa menyalurkan bakat minatnya khususnya bidang sepak bola," ujar Yulita Priyoningsih, pejabat fungsional dan pengembang teknologi pembelajaran di Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Republik Indonesia.

    "Voluntary juga bisa menukar, mengkonversinya menjadi SKS. Ini juga in line dengan program kementerian, mahasiswa berdampak. Di sini kita berharap mahasiswa kita bisa berdampak khususnya di bidang olahraga sepak bola," imbuhnya.


  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google
  • Liga Universitas 2026Tim Media Unileague

    Wadah Kompetisi

    Sementara bagi UNJ, keberhasilan meraih gelar juara Regional Jakarta menjadi puncak dari perjalanan kompetisi yang penuh tantangan dan dijalani dengan disiplin. Di bawah arahan Pelatih Theophanic Isfahani Mustafa, tim harus menjalani musim yang padat sekaligus membagi komitmen para pemain dengan berbagai kompetisi resmi lainnya, termasuk Liga 4 dan Elite Pro Academy Liga 2 U-19.

    “Kami bersyukur dapat menyelesaikan turnamen ini tanpa kekalahan. Kemenangan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak di Universitas Negeri Jakarta, mulai dari tim pelatih, komunitas universitas, para pendukung, dan tentunya para pemain yang terus menunjukkan komitmen sepanjang musim. Kami juga mengapresiasi Liga Universitas Coca-Cola yang telah menyediakan wadah kompetisi yang sangat baik bagi sepak bola universitas di Indonesia,” kata Theophanic.

  • Liga Universitas 2026Tim Media Unileague

    Daftar Penghargaan Liga Universitas 2026 Regional Jakarta

    Juara: Universitas Negeri Jakarta (UNJ)

    Peringkat 2: Universitas Kristen Indonesia (UKI)

    Peringkat 3: Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ)

    Pelatih terbaik: Theophanic Isfahani Mustafa (UNJ)

    Tim fairplay: Universitas Indonesia (UI)

    Kiper terbaik: Ahmad Farhan Asyakur (Universitas Borobudur)

    Pemain terbaik: Ikbal Khadafi (Universitas Negeri Jakarta/UNJ)

    Top skor: Ilhamsyah (Universitas Borobudur) 14 gol

    Outstanding Volunteer: Fauzi Saputra Husin

    Wasit terbaik: Nurhasan Habibuloh