Liga TopSkor 2026 Greater JakartaTopSkor

Naik Level Kompetisi, Liga TopSkor Greater Jakarta 2026 Resmi Bergulir Pecahkan Rekor Jumlah Peserta

Acara pembukaan itu turut dihadiri sejumlah tokoh penting sepak bola nasional. Beberapa di antaranya adalah Direktur Liga TopSkor Yusuf Kurniawan, Deputi 3 Peningkatan Prestasi Kemenpora Surono, Exco PSSI Bidang Sepak Bola Usia Muda Arya Sinulingga, serta Asisten Pelatih Timnas U-20 Indonesia, Tommy Harianto.

Liga TopSkor Greater Jakarta 2026 mempertandingkan delapan kelompok usia, yakni U-10, U-11, U-12, U-13, U-14, U-15, U-16, dan U-17. Pada musim ini, tercatat 297 tim ambil bagian dan akan bersaing sepanjang Januari hingga Juni 2026.

  • Apa Yang Dikatakan?

    Yusuf Kurniawan menyebut musim 2026 menjadi tahun yang istimewa, khususnya untuk wilayah Greater Jakarta.

    "Dari jumlah peserta boleh dibilang memecahkan rekor dari yang pernah ada. Kalau sebelumnya mungkin bisa menyentuh 250, sekarang sudah sampai 297, artinya hampir 300 tim yang ikut Liga TopSkor Greater Jakarta," katanya.

    "Musim ini menunjukkan bagaimana tingginya antusiasme peserta. Animo yang sangat besar tersebut diharapkan akan sangat berguna untuk pengembangan pemain usia muda. Dengan makin banyak peserta yang berkompetisi, maka potensi untuk mengembangkan para pemain agar naik level ke selanjutnya juga bertambah," bebernya.

  • Iklan
  • Liga TopSkor 2026 Greater JakartaTopSkor

    Naik Level Kompetisi

    Pria yang akrab disapa Bung Yuke itu juga mengungkapkan, ada beberapa perbedaan signifikan di Liga TopSkor Greater Jakarta 2026 kali ini, jika dibanding musim-musim sebelumnya.

    Selain peningkatan jumlah peserta, Liga TopSkor 2026 juga menghadirkan kualitas fasilitas dan lapangan yang lebih baik agar memberikan pengalaman terbaik bagi para peserta.

    "Musim ini kami menyelenggarakan kompetisi lebih banyak menggunakan lapangan di Jakarta, seperti Lapangan A, B, dan Rugby di komplek GBK Senayan, ada juga pertandingan yang disuguhkan di Stadion Soemantri Brodjonegoro, hingga lapangan PSF Academy," ujar Yuke.

  • Liga TopSkor 2026 Greater JakartaTopSkor

    Dukungan PSSI

    Di kesempatan yang sama, Arya menyambut baik kompetisi pembinaan usia muda yang pertama kali diselenggarakan pada 2011 tersebut. Hal itu tak lepas dari banyaknya jebol Liga TopSkor yang memperkuat Timnas Indonesia di kelompok umur.

    "Yang pertama, ini bukan turnamen, itu yang kita butuhkan. Kedua, mereka konsisten sekali, sebenarnya PSSI perlu banyak belajar dari Liga TopSkor, sebuah kompetisi Liga di grassroot. Oke ada Piala Suratin, tapi di grassroot kan belum ada," jelas Arya.

    "TopSkor adalah Liga grassroot yang levelnya nasional. Kami berterima kasih betul, karena apapun dikatakan ini adalah tempat anak-anak ini dibina. Data ada tadi jelas bahwa di (Timnas) U17 saja ada itu ada 15 orang yang berangkat dari Liga TopSkor, bahkan di U22 ada 13 orang yang memang berangkat dari sini," tambahnya.

  • Liga TopSkor 2026 Greater JakartaTopSkor

    Jebolan Liga TopSkor

    Selain di Jakarta, Liga TopSkor juga digelar di 33 kota di seluruh Indonesia. Selama 15 tahun membina pemain muda dalam kompetisi sepak bola, Liga TopSkor telah melahirkan banyak pemain muda berbakat Tanah Air, antara lain Muhammad Ferarri, Kadek Arel, Bagas dan Bagus Kaffa, Evandra Florasta, Zahaby Gholy, Zahra Musdalifah, Claudia Scheuneman, dan masih banyak lagi.

0