Diketahui bahwa pria berusia 45 tahun tersebut tidak tertarik untuk mengambil peran secara sementara dan hanya akan mempertimbangkan kembalinya jika ditawari posisi tersebut secara permanen.
Keane masih relatif awal dalam karier manajerialnya, namun telah membangun riwayat kepelatihan yang beragam. Ia memulai karirnya sebagai pemain-manajer di ATK di India sebelum bekerja sebagai asisten di Republik Irlandia, Middlesbrough, dan Leeds United. Ia kemudian beralih ke peran pelatih kepala di Maccabi Tel Aviv, memenangkan gelar liga dalam musim pertamanya, dan sejak itu memimpin juara Hungaria Ferencváros, yang saat ini bersaing di papan atas klasemen domestik.
Sebagai pemain, Keane tetap menjadi salah satu figur paling ikonik Tottenham di era modern. Selama dua periode di London Utara, ia mencetak 91 gol dalam lebih dari 200 penampilan dan menjadi kapten tim pada tahun-tahun terakhirnya di klub.