Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Ezequiel Lavezzi ArgentinaGetty Images

Diterjemahkan oleh

Lavezzi, penyakit dan momen haru: "Saya tidak bisa merusak hidup anak saya"

Ezequiel Lavezzi kembali berbicara tentang salah satu periode paling sulit dalam hidupnya. Mantan penyerang Napoli berusia 41 tahun itu mengungkapkan dalam sebuah wawancara yang diberikan di Argentina alasan yang membuatnya harus dirawat di rumah sakit karena masalah kesehatan mental. Sebuah proses yang masih belum berakhir: mantan pesepakbola itu memang masih melanjutkan perawatan untuk krisis hipomania.


Yang paling mendorongnya untuk meminta bantuan adalah keinginan untuk melindungi putranya dan mengakhiri fase pribadi yang kini sudah sulit dikendalikan. "Saya berkata pada diri sendiri bahwa saya tidak bisa menghancurkan hidup putra saya. Saya harus melewati banyak momen sulit dan sampai hari ini saya masih menjalani perawatan, tetapi saya telah melalui periode yang benar-benar kompleks," jelas Lavezzi.

  • Mantan penyerang yang juga pernah menjadi sosok penting di Italia bersama Genoa dan kemudian di Paris Saint-Germain itu lantas menceritakan bagaimana keputusan untuk dirawat inap itu diambil: "Mereka meyakinkan saya dan saya pun dirawat inap. Pada saat itu saya mulai memahami kesalahan-kesalahan yang telah saya buat sepanjang hidup saya dan saya berkata kepada diri sendiri: saya tidak ingin terus seperti ini".


    Keputusan itu matang setelah melewati periode yang rumit dan kini dijalani dengan kesadaran bahwa ia masih menempuh proses pemulihan. Lavezzi memilih untuk membicarakannya secara terbuka, memperlihatkan sisi paling rapuh dari karier yang dijalani di level tertinggi. Selama wawancara, mantan pemain itu juga menunjukkan tremor yang jelas terlihat. Sebuah reaksi yang, sebagaimana dijelaskan, mungkin berkaitan dengan efek sebuah obat.

  • Iklan

    SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google