Getty ImagesHarry Sherlock
Diterjemahkan oleh
‘Konyol’ - Sir Jim Ratcliffe disorot oleh kapten tim rugby Inggris saat kritik atas komentarnya tentang imigrasi terus berlanjut
Reaksi balik Ratcliffe
Ratcliffe memicu reaksi keras dari dalam dunia olahraga setelah membuat komentar tak terduga tentang imigrasi dalam wawancara dengan Sky News. Pendiri INEOS itu mengatakan Inggris telah "dikuasai oleh imigran". Komentarnya memicu kemarahan, dan Itoje, kapten tim rugby Inggris, juga memberikan tanggapan keras.
Itoje absen dari awal kamp latihan Six Nations untuk menghadiri pemakaman ibunya di Nigeria.
Dia mengatakan, seperti dilansir The Guardian: “Tentu saja saya tidak setuju dengan bahasa yang dia gunakan.
“Saya lahir di negara ini dengan keturunan Nigeria, dan menurut saya konyol mengatakan Britania Raya telah dijajah oleh imigran karena itu jauh dari kenyataan. Menurut saya itu salah.”
Dia juga mengungkapkan kebanggaannya mewakili negaranya, menambahkan: “Sangat menyenangkan bisa kembali bersama Inggris; itu salah satu hal yang disukai ibu saya. Saya tidak berasal dari keluarga rugby tradisional, tetapi orang tua saya menjadi penggemar rugby sepenuhnya. Dia selalu senang bahwa saya adalah perwakilan tim ini.”
GettyRatcliffe memicu reaksi keras yang intens.
Komentar Ratcliffe telah memicu gelombang reaksi keras.
Miliarder pemilik bersama Manchester United yang tinggal di Monaco, telah diminta untuk meminta maaf setelah memberikan wawancara kepada Sky News di mana ia mengatakan: "Anda tidak bisa memiliki ekonomi dengan sembilan juta orang yang menerima tunjangan dan tingkat imigran yang sangat tinggi. Saya maksudkan, Inggris telah dijajah. Ini menghabiskan terlalu banyak uang. Inggris telah dijajah oleh imigran, bukan begitu?" Maksud saya, populasi Inggris pada 2020 adalah 58 juta, sekarang menjadi 70 juta. Itu berarti 12 juta orang."
Perdana Menteri Keir Starmer menyebut komentar Ratcliffe "menyinggung dan salah" dan meminta pemilik bersama United untuk meminta maaf. Andy Burnham juga menanggapi komentar Ratcliffe, menyebutnya "tidak akurat, menghina, dan provokatif" dan mendesak pria berusia 73 tahun itu untuk menarik kembali pernyataannya.
Upaya permintaan maaf Ratcliffe
Ratcliffe telah mengeluarkan pernyataan yang berbunyi: "Saya menyesal bahwa pilihan kata-kata saya telah menyinggung beberapa orang di Inggris dan Eropa serta menimbulkan kekhawatiran, tetapi penting untuk membahas isu imigrasi yang terkendali dan dikelola dengan baik yang mendukung pertumbuhan ekonomi. Komentar saya disampaikan saat menjawab pertanyaan tentang kebijakan Inggris di KTT Industri Eropa di Antwerp, di mana saya membahas pentingnya pertumbuhan ekonomi, lapangan kerja, keterampilan, dan manufaktur di Inggris. Tujuan saya adalah menekankan bahwa pemerintah harus mengelola migrasi bersamaan dengan investasi dalam keterampilan, industri, dan lapangan kerja agar kemakmuran jangka panjang dapat dinikmati oleh semua orang. Sangat penting bagi kita untuk mempertahankan debat terbuka tentang tantangan yang dihadapi Inggris."
Manchester United Supporters' Trust (MUST) juga menanggapi pernyataan Ratcliffe di media sosial, dengan posting: "Manchester United milik semua pendukungnya. Tidak ada pendukung yang boleh merasa terpinggirkan dalam mengikuti atau mendukung klub karena ras, agama, kewarganegaraan, atau latar belakang mereka. Komentar dari pimpinan senior klub seharusnya memudahkan inklusi, bukan mempersulitnya. Ini bukan tentang politik; ini tentang memastikan bahwa pengelola Manchester United bertindak dengan cara yang mempersatukan pendukung, bukan meminggirkan bagian mana pun dari basis pendukung kami."
Asosiasi Sepak Bola (FA) kini sedang meninjau pernyataan Ratcliffe untuk melihat apakah ada pelanggaran aturan, menurut The Athletic. Aturan FA menyatakan bahwa "peserta" - yang mencakup Ratcliffe sebagai direktur Manchester United - harus bertindak demi kepentingan terbaik permainan dan menghindari perilaku yang tidak pantas atau merugikan.
Getty Images SportApa yang akan terjadi selanjutnya?
Kisah Ratcliffe terjadi pada saat Manchester United telah menggantikan Ruben Amorim dengan Michael Carrick sebagai manajer dan berhasil tidak terkalahkan dalam lima pertandingan berturut-turut untuk kembali masuk ke empat besar Liga Premier. Manchester United akan menghadapi Everton pada 23 Februari mendatang setelah libur akhir pekan mereka akibat tersingkir dari Piala FA.
Iklan

