Erick Thohir - Kongres Biasa PSSI 2026PSSI

Kongres Biasa PSSI: Pemilihan Ketum Geser Ke Juli 2027, Presiden Dorong Indonesia Tembus Piala Dunia 2030

Agenda yang digelar di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin (3/8) itu menghasilkan satu keputusan krusial, yakni terkait penetapan waktu pelaksanaan Kongres Biasa Pemilihan PSSI Tahun 2027 yang diundur menjadi Juli 2027.

Seyogyanya, berdasarkan Statuta PSSI edisi 2025, Kongres Pemilihan sedianya digelar pada bulan Mei 2027. Namun, setelah melalui proses musyawarah dan pertimbangan, para peserta kongres sepata untuk memundurkan jadwal tersebut dua bulan.

  • Kongres Biasa PSSI 2026PSSI

    Apa Yang Dikatakan?

    Terkait keputusan tersebut, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan penjelasan komprehensif mengenai dasar pertimbangan penyesuaian jadwal ini.

    "Keputusan untuk menyesuaikan jadwal Kongres Pemilihan dari Mei ke Juli 2027 diambil demi memastikan kesiapan organisasi dan keberlangsungan kompetisi. Waktu tersebut dipilih dengan mempertimbangkan kesiapan organisasi yang seperti kita ketahui, kita juga akan melakukan pemilihan PSSI provinsi pada bulan Oktober dan November tahun ini," ujarnya.

    "Artinya, perlu ada jeda waktu untuk kita berkonsolidasi dengan PSSI provinsi untuk program-program sepak bola kita ke depan. Terlebih semua kompetisi liga juga berakhir di bulan Juni sehingga Kongres Biasa Pemilihan 2027, tepat dilaksanakan pada Juli 2027," ungkap Erick.


  • Iklan
  • Kongres Biasa PSSI 2026PSSI

    Maju Lagi?

    Menyangkut hal itu, Erick mengaku tidak menutup pintu untuk kembali mencalonkan diri sebagai Ketua Umum. Kendati demikian, menegaskan banyak hal yang harus dipertimbangkan lebih dulu. Terutama diskusi dengan pemerintah dan FIFA.

    "Satu yang pasti saya berdiskusi dulu dengan pemerintah. Dan juga berdiskusi dengan FIFA. Dan tentu yang milih masyarakat sepak bola. Jadi kita tidak dalam posisi (bersaing) mau tidak mau, siapapun yang terbaik untuk sepak bola Indonesia," kata Erick.

  • Kongres Biasa PSSI 2026PSSI

    Menuju Piala Dunia 2030

    Sementara itu, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mendorong Indonesia untuk tampil di Piala Dunia 2030. Hal itu Prabowo sampaikan dalam pesan yang dibacakan Erick saat membuka Kongres. Guna mendukung hal itu, Prabowo menegaskan pemerintah siap kemberikan dukungan penuh kepada PSSI dan Timnas Indonesia, walau target itu tidaklah mudah.

    "Saya memandang Indonesia layak bisa tampil di Piala Dunia 2030. Bukan hal yang mudah, tapi kita harus berupaya semaksimal mungkin. Pemerintah akan terus memberikan dukungan penuh terhadap kerja keras PSSI dan tim nasional Indonesia," tuturnya.

    "Saudara-saudara, pemerintahan yang saya pimpin memiliki komitmen yang kuat untuk mendukung kemajuan sepakbola nasional. Saya telah meminta Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Umum PSSI menyusun blueprint tim nasional Indonesia menuju Piala Dunia 2030 sebagai arah pembangunan sepakbola Indonesia secara berkelanjutan."

    "Pemerintah akan terus hadir melalui pendanaan, pembangunan infrastruktur, penguatan pembinaan usia dini, peningkatan kualitas sumber daya manusia olahraga, serta berbagai kebijakan yang mendukung kemajuan sepakbola nasional," tegas Presiden Prabowo.

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google