Raheem Sterling Feyenoord 2025-26Getty

Diterjemahkan oleh

"Kamu sama sekali tidak mengerti!" - Robin van Persie membela Raheem Sterling yang "luar biasa" dari kritik yang "tidak pantas" setelah penampilan debut yang mengecewakan bersama Feyenoord

  • Van Persie tak percaya dengan perlakuan terhadap Sterling.

    Sterling, yang pindah ke De Kuip sebagai pemain bebas transfer untuk menghidupkan kembali kariernya, belum bermain sepak bola kompetitif selama beberapa bulan sebelum kedatangannya di Eredivisie. Pemain internasional Inggris, yang bergabung dengan raksasa Eredivisie dalam transfer besar-besaran dari Arsenal, menjadi sasaran kritik tajam dari para pakar sepak bola Belanda setelah penampilan debutnya yang terlihat kurang prima. Kritikus, termasuk mantan pemain internasional Belanda Rafael van der Vaart, dengan cepat menyarankan bahwa winger tersebut kekurangan kebugaran dan kecepatan ledak yang diperlukan untuk bersaing, bahkan mempertanyakan apakah ia mampu menghadapi level bawah sepak bola Belanda dalam kondisi saat ini. Van Persie mengungkapkan ketidakpercayaannya bahwa seorang pemain dengan latar belakang Sterling akan dinilai begitu keras setelah pengenalan singkatnya ke liga baru.

  • Iklan
  • FBL-NED-EREDIVISIE-FEYENOORD-SPARTAAFP

    Striker legendaris itu menegur komentar para pakar yang tidak tepat.

    Van Persie menekankan pentingnya kesabaran mengingat sejarah Sterling yang baru-baru ini diabaikan di Stamford Bridge. "Saya pikir itu tidak tepat. Jika melihat konteksnya, dari mana dia berasal dan apa yang sudah dia capai, dia belum mengikuti latihan tim selama berbulan-bulan," kata manajer Feyenoord. "Saya mengerti ada ekspektasi. Apa yang dia lakukan luar biasa. Dia pemain top yang telah memenangkan hampir segalanya. Lalu mengkritiknya seperti itu berdasarkan setengah jam... Saya pikir itu benar-benar tidak tepat. Anda benar-benar tidak memahaminya sama sekali."

    Ketika ditanya kapan waktu yang tepat untuk mengevaluasi pemain internasional Inggris itu, Van Persie menyarankan periode penyesuaian yang jauh lebih lama daripada sekadar penampilan sebagai pemain pengganti. Dia percaya bahwa tekanan eksternal terlalu dini dan tidak memperhitungkan tuntutan fisik dalam kembali ke pertandingan profesional setelah hiatus yang panjang.

    "Itu selalu diizinkan, tapi saya akan mengatakan lebih baik ketika kita sudah enam hingga delapan minggu lebih jauh," argumen Van Persie. "Jika kemudian Anda menemukan bahwa dia tidak memberikan hasil dan Anda bisa membuktikan pendapat itu, maka saya katakan: oke, Anda punya poin. Tapi mengeluarkan pendapat yang begitu kuat berdasarkan setengah jam, menurut saya itu tidak pantas."

  • Dukungan dari mantan rekan tim

    Van Persie bukanlah satu-satunya tokoh ternama yang membela pemain berusia 31 tahun itu dalam beberapa hari terakhir. Setelah sebuah postingan Instagram menyebut winger tersebut sebagai "Bambi on ice" dan menyarankan agar dia pensiun, bintang Manchester City Jack Grealish merespons dengan postingan sendiri untuk mendukung mantan rekan setimnya. Grealish mengecam kritik di media sosial sebagai "sialan bodoh," menyoroti bahwa Sterling belum berlatih atau bermain di level tinggi dalam periode yang signifikan. Dukungan ini dari Premier League memperkuat posisi Van Persie bahwa narasi saat ini seputar kebugaran Sterling terlalu keras secara tidak adil.

    Meskipun badai media sedang berkecamuk, Van Persie menegaskan bahwa pemain itu sendiri tetap tenang menghadapi keributan seputar kepindahannya ke Rotterdam. Setelah lebih dari satu dekade berada di puncak sepak bola Inggris, Sterling terbiasa dengan sorotan. "Anda berharap ada sedikit pemahaman, tapi saya pikir Raheem tidak menyadarinya dan juga tidak peduli," kata Van Persie. "Dia terbiasa menghadapi kritik, dia tidak peduli. Dia fokus pada permainannya sendiri dan kebugarannya sendiri."

  • FBL-NED-EREDIVISIE-FEYENOORD-TELSTARAFP

    Mempersiapkan diri untuk kebugaran pertandingan

    Integrasi Sterling ke dalam skuad Feyenoord merupakan proses yang bertahap, yang awalnya terhambat oleh kendala administratif. Sebelum ia bisa tampil di lapangan untuk debutnya, winger tersebut harus menunggu dengan frustrasi karena keterlambatan dalam memperoleh izin kerja, yang membuatnya absen dari sesi latihan awal. Kini setelah dokumen-dokumen tersebut selesai diurus, fokus sepenuhnya beralih ke kondisi fisiknya. Van Persie tetap yakin bahwa begitu mantan pemain Liverpool ini menemukan ritmenya, ia akan menjadi aset penting bagi tim yang saat ini mengejar PSV di puncak klasemen.

    Pemain itu sendiri tetap rendah hati tentang awal karirnya di Eredivisie, mengakui bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mencapai performa puncaknya. Setelah pertandingan melawan Telstar, ia mengaku hanya berusaha menjaga kebugaran dan mencatat bahwa ia sedang "membangun langkah demi langkah" saat beradaptasi dengan kehidupan di Belanda. Dengan kontrak yang berlaku hingga akhir musim, Sterling memiliki jendela waktu yang jelas untuk membuktikan bahwa para kritikusnya salah.

0