Paul Pogba Monaco 2026AFP

“Kami mengharapkan yang lebih baik” - Kesulitan Paul Pogba di Monaco “sulit bagi semua anggota keluarga”, kata saudaranya Mathias.

  • Kembalinya kenyataan yang keras setelah harapan yang tinggi

    Kembalinya Pogba ke sepak bola profesional bersama Monaco yang sangat dinantikan telah menemui hambatan besar, dengan gelandang tersebut kesulitan mengatasi masalah kebugaran yang terus-menerus. Setelah menandatangani kontrak dengan klub Monaco pada musim panas lalu setelah berakhirnya hukuman doping yang dikurangi, pemain berusia 32 tahun ini berharap dapat menghidupkan kembali kariernya di Ligue 1. Namun, pemenang Piala Dunia ini telah absen sejak 5 Desember karena cedera betis yang kambuh, yang mengakibatkan dia tidak masuk dalam skuad Monaco untuk babak gugur Liga Champions.

    Berbicara di RMC Sport, Mathias memberikan penilaian yang suram tentang kondisi saudaranya saat ini. Ia menyarankan bahwa ekspektasi akan dampak langsung Paul mungkin terlalu tinggi mengingat absennya yang lama dari lapangan, dan bahwa intensitas level elit telah mengejarnya.

    "Ini frustrasi, tidak hanya baginya tapi juga bagi seluruh keluarga. Saya bilang padanya bahwa dia tidak bisa langsung kembali ke 100 persen," kata Mathias, merenungkan antusiasme awal seputar kepindahannya. "Kami mengharapkan lebih dari kembalinya dia. Tapi ini kenyataannya. Tubuh tidak terbiasa dengan ritme seperti ini di intensitas tinggi."

  • Iklan
  • FBL-FRA-LIGUE1-MONACO-PSGAFP

    "Kami bukan robot" - Mathias tentang beban fisik

    Mathias menjelaskan bahwa meskipun keluarga tetap mendukung, ada rasa frustrasi kolektif terkait kendala fisik yang dialami. Ia menyoroti kesulitan ekstrem dalam beradaptasi dengan ritme sepak bola profesional setelah dua tahun absen, sambil mencatat bahwa tubuh Paul pada dasarnya mengirimkan sinyal peringatan akibat peningkatan beban kerja yang tiba-tiba.

    "Kami bukan robot," lanjut Mathias. "Ketika kamu kembali, kamu harus melakukannya sedikit demi sedikit, jika tidak, tubuhmu akan memberikan sinyal. Itulah yang sedang terjadi padanya."

  • Perjuangan mental bagi gelandang yang tangguh

    Di luar masalah fisik, Mathias mengungkapkan tekanan psikologis yang dialami oleh mantan gelandang Manchester United dan lingkaran terdekatnya akibat situasi ini. Setelah berjuang dalam persidangan panjang untuk membersihkan namanya dan kembali ke lapangan, cedera otot yang berulang kali dialaminya menjadi pukulan berat bagi seorang pemain yang sangat ingin membuktikan bahwa dia masih layak bermain di level tertinggi.

    "Kami sabar dan tangguh. Dia akan memiliki kesabaran untuk kembali ke level terbaiknya," tambahnya. "Dia sedang bekerja. Yang sulit adalah secara mental. Anda memiliki ekspektasi tinggi. Anda bersemangat, lalu Anda kembali ditusuk dari belakang. Ini tentang bangkit kembali berulang kali. Ini kombinasi dari berbagai hal. Ada keinginan untuk kembali ke lapangan, tapi tubuh Anda mengatakan untuk tidak terburu-buru. Ada persentase di mana-mana: fisik, kardio, mental… Kita harus bersabar. Kita selalu mengambilnya satu hari demi satu hari."

    Dia menambahkan: "Kita mengirimkan pesan dukungan padanya. Sisanya tergantung padanya untuk mengatasinya. Dia sudah mengenal dunia ini selama bertahun-tahun. Kita hanya melakukan bagian kita, sisanya tergantung padanya."

  • FBL-FRA-LIGUE1-MONACO-PSGAFP

    Kegagalan lolos ke Liga Champions memperparah penderitaan.

    Cedera tersebut telah menimbulkan dampak nyata bagi musim Pogba. Monaco baru-baru ini mengonfirmasi skuad mereka untuk babak gugur Liga Champions, dan Pogba menjadi nama besar yang absen. Keputusan ini menyoroti ketidakpastian seputar tanggal kembalinya Pogba dan kebutuhan klub untuk mengandalkan pemain yang sepenuhnya fit untuk pertandingan Eropa yang krusial.

    Meskipun klub secara terbuka menyatakan bahwa mereka mengelola kebugarannya dengan hati-hati, ketidakpastian mengenai jadwal pemulihannya menjadi kekhawatiran bagi para pendukung yang berharap melihat pemenang Piala Dunia 2018 itu kembali ke performa terbaiknya. Saat ini, Pogba terjebak dalam siklus rehabilitasi, berjuang dalam "perang global" untuk menyelamatkan musimnya dan mungkin kariernya di level tertinggi.

    Diterjemahkan secara otomatis oleh GOAL-e

0