Levante UD v Villarreal CF - LaLiga EA SportsGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

"Kami akan berusaha tidak memberikan hukuman yang meragukan!" - Marcelino memicu kembali perdebatan tentang wasit saat Villarreal bersiap menghadapi Barcelona

  • Uji coba tandang Barcelona

    Rekor kandang Barcelona musim ini sungguh luar biasa, dengan rata-rata mencetak tiga gol per pertandingan dan memenangkan semua 12 pertandingan mereka. Namun, Marcelino tetap optimis bahwa timnya bisa menjadi yang pertama memecahkan rekor tak terkalahkan itu jika mereka menemukan ketajaman mereka. "Mereka telah memenangkan 12 pertandingan dari 12 pertandingan di stadion mereka. Kami datang dengan harapan untuk menang dan membalikkan hasil yang sangat menguntungkan itu," jelasnya. "Jika kami mencapai level terbaik kami, kami akan memiliki peluang untuk menang. Anda juga membutuhkan keberuntungan untuk mengalahkan tim-tim besar."

    Pelatih asal Asturias itu tidak melupakan pertandingan tandang di La Ceramica, menyoroti penalti yang diberikan kepada Santi Comesana dan kartu merah yang diberikan kepada Renato Veiga. "Kami akan berusaha tidak memberikan penalti yang meragukan!" kata Marcelino. "Kami bermain dengan 10 orang dan memberikan penalti yang meragukan. Ada pelanggaran seperti itu dan pemain tidak dikeluarkan. Kami akan berusaha tidak melakukan pelanggaran yang bisa berujung pada pengusiran. Dari situ, kami akan memainkan kartu kami."

  • Iklan
  • Villarreal CF v FC Barcelona - LaLiga EA SportsGetty Images Sport

    Kemenangan terbaru dan tantangan Camp Nou

    Meninjau kembali masa lalu, meskipun Villarreal berhasil meraih kemenangan dalam dua kunjungan terakhir mereka ke Barcelona, Marcelino mengakui bahwa kemenangan terbaru tersebut terjadi dalam kondisi yang unik—tepatnya dalam pertandingan di mana tim Catalan sudah merayakan gelar liga. "Kenangan itu indah, tapi kondisinya benar-benar berbeda. Saat itu mereka baru saja merayakan kemenangan liga, dan kami memanfaatkan kesempatan itu," katanya. "Skenarionya berbeda dan momennya pun berbeda. Tim-timnya serupa. Dan pelatihnya, sama. Konsep tim tidak akan banyak berubah."

    Meskipun tantangan yang menakutkan, manajer menegaskan timnya sepenuhnya termotivasi dan jauh dari rasa takut. "Ini akan sulit, tapi kami tidak akan kalah. Sebaliknya. Kami pergi dengan antusiasme dan termotivasi untuk bermain melawan rival hebat di stadion yang fantastis," tambahnya. Keyakinan sedang melonjak di kubu Villarreal, dengan klub berada di peringkat ketiga La Liga dengan 51 poin - angka yang Marcelino gambarkan sebagai luar biasa, memicu impian mereka untuk bersaing dengan gigih di sisa pertandingan.

  • Strategi Villarreal dan Ambisi di La Liga

    Secara taktis, Marcelino memperkirakan pertandingan dengan intensitas tinggi di mana transisi serangan akan menjadi kunci. Meskipun Barcelona diperkirakan akan menguasai penguasaan bola, manajer tersebut yakin bahwa garis pertahanan tinggi mereka menawarkan ruang yang dapat dimanfaatkan, terutama mengingat ketergantungan timnya pada permainan langsung dan vertikal musim ini. Dengan penyerang bintang Gerard Moreno masih absen karena cedera, Marcelino menekankan pentingnya mengotomatisasi gerakan untuk menembus barisan pertahanan pertama lawan, mengakui bahwa menghadapi kecepatan dan aliran serangan Barcelona membutuhkan upaya pertahanan yang besar.

    Di sisi lain, Marcelino menampik anggapan bahwa Barcelona mungkin terganggu oleh komitmen mereka di ajang piala, menegaskan bahwa mereka memiliki mentalitas elit dan terbiasa bermain setiap tiga hari. Mengenai ambisi timnya sendiri, pelatih tersebut tegas pada target finis di tiga besar, menolak untuk melihat ke belakang pada pengejar seperti Real Betis. "Cara untuk kehilangan apa yang kita miliki adalah dengan melihat ke bawah dan bukan ke atas. Kita harus fokus pada apa yang kita lakukan. Fokus pada mereka yang di belakang kita memberi kita rasa percaya diri berlebihan yang bisa merugikan kita," katanya mengakhiri.

  • Barcelona vs Villarreal Getty Images

    Apa yang akan terjadi selanjutnya bagi Barcelona?

    Jalan di depan bagi tim Hansi Flick merupakan ujian berat yang mencerminkan apa yang Marcelino katakan tentang para pemain Barcelona yang terbiasa dengan tekanan persaingan yang sengit. Tim Catalan saat ini berada di puncak klasemen La Liga dengan 61 poin, memimpin tipis satu poin atas pesaing terdekatnya, Real Madrid. Untuk mempertahankan keunggulan rapuh ini, Blaugrana harus melewati serangkaian pertandingan liga krusial, dimulai dengan ujian berbahaya melawan Villarreal akhir pekan ini, diikuti oleh laga-laga berat melawan Athletic Club, Sevilla, dan Rayo Vallecano sepanjang Maret.

    Di luar persaingan gelar liga, di mana Villarreal berambisi menjadi penghalang, prioritas utama Flick beralih ke pertandingan leg kedua semifinal Copa del Rey melawan Atletico Madrid pada 3 Maret. Tim ini dihadapkan pada tugas nyaris mustahil untuk membalikkan defisit 4-0 di leg pertama guna lolos ke final. Di panggung Eropa, jadwal padat ini ditutup dengan konfirmasi laga yang dinanti-nantikan Barcelona melawan Newcastle dari Inggris di babak 16 besar Liga Champions, yang akan menjadi ujian sejati bagi kemampuan tim untuk bersaing di semua front.

0