Kalteng PutraIstimewa

Kalteng Putra Laporkan Pemain Yang Ungkap Tunggakan Gaji Ke Polisi, APPI Siap Pasang Badan

  • Pemain Kalteng Putra menuntut pembayaran gaji telat
  • Kalteng Putra melaporkan para pemain dengan tuduhan pencemaran nama baik
  • APPI siap lindungi pemain Kalteng Putra
  • APA YANG TERJADI?

    Situasi panas di Kalteng Putra semakin rumit dengan proses komunikasi internal klub berjalan sangat tidak harmonis.

    Para pemain Kalteng Putra menyuarakan sikap mereka atas keterlambatan gaji melalui media sosial yang ditanggapi klub dengan pelaporan balik atas tuduhan pencemaran nama baik.

    Alhasil, skuad Kalteng Putra kecewa dengan respons manajemen klub hingga memutuskan untuk tidak bertanding saat dijadwalkan menghadapi PSCS Cilacap dalam laga lanjutan play-off Liga 2.

  • Iklan
  • APA YANG DIKATAKAN?

    Kapten Kalteng Putra, Shahar Ginanjar, yang didampingi oleh APPI mengatakan: "Ada keterlambatan gaji satu sampai dua bulan dengan nominal yang berbeda-beda dari setiap pemain. Bukan terlambat 15 hari seperti yang disampaikan oleh manajemen.

    "Setelah pertandingan kandang melawan Persipura Jayapura, kami membuat surat kesepakatan dengan manajemen terkait pembayaran gaji. Tapi, tidak ada itikad baik. Manajemen menolak untuk menandatangani surat itu. Karena tidak ada kepastian dalam pembayaran gaji, pemain menyatakan tidak bertanding dalam laga tandang melawan PSCS."

  • BAGAIMANA SIKAP APPI?

    APPI merilis 14 poin pernyataan sikap terkait keterlambatan gaji dan pelaporan manajemen Kalteng Putra ke polisi terhadap para pemain.

    Salah satunya adalah jaminan perlindungan hukum terhadap 29 pemain Kalteng Putra yang mendapatkan pelaporan atas dasar pencemaran nama baik.

    "Kami sebagai Asosiasi Pesepakbola akan memberikan perlindungan kepada Anggota Kami dan mereservir hak kami untuk untuk melakukan langkah hukum baik secara bagaimanapun dan di instansi manapun terhadap Klub," tulis APPI dalam situs resmi mereka.

0