Kecuali ada kejutan besar yang saat ini tampaknya tidak mungkin terjadi, negosiasi antara Juventus dan Franck Kessié berakhir tanpa hasil. Mantan gelandang AC Milan itu, yang berstatus bebas transfer setelah berakhirnya hubungan dengan Al-Ahli, tidak menerima angka yang ditawarkan Juventus: gaji dan terutama bonus dinilai tidak cukup oleh pemain Pantai Gading itu beserta rombongannya. Manajemen Si Nyonya Tua pada dasarnya harus memulai lagi dari nol dalam perburuan gelandang yang diinginkan Luciano Spalletti untuk memberi lebih banyak pengalaman dan kualitas pada lini tengah Juventus. Dengan tiga hari tersisa sebelum penutupan bursa transfer (Selasa pukul 20.00 penutupan), mencari solusi alternatif selain Kessié bagi Juventus bukan perkara mudah.
Mengingat sulitnya, dari sisi biaya dan waktu, untuk memulai negosiasi dengan klub mana pun demi mendapatkan gelandang penting, dan dengan demikian mengesampingkan hipotesis itu, Juventus hanya memiliki tiga jalan keluar: solusi internal, membeli pemain surplus (mungkin pemain yang dicoret dari skuad) dari tim lain, atau merekrut pemain bebas transfer.



