Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

Grafica CM Dibu Martinez 2026 16.9Calciomercato/Getty Images

Diterjemahkan oleh

Juventus menjajaki transfer Dibu Martinez meski jarinya patah: apakah ia harus dioperasi?

Setelah opsi-opsi lain sirna dan memanfaatkan bantuan dari Aston Villa, yang sedang merekrut Zion Suzuki dari Parma, Juventus kembali serius mengincar Emiliano Martinez (BACA DI SINI).


Namun, di sekitar kiper tim nasional Argentina itu muncul sejumlah keraguan terkait kondisi fisiknya, khususnya mengenai jari yang sempat patah saat pemanasan final Liga Europa melawan Friburgo. Dibu kemudian tetap bermain dan memenangkan laga tersebut, lalu tidak menjalani operasi agar tidak berisiko absen di Piala Dunia. Setelah hidup berdampingan dengan masalah itu sepanjang Piala Dunia, kini situasinya kembali muncul: bagaimana kondisi fisik Martinez, yang absen pada laga resmi pertama Aston Villa musim ini (final Piala Super yang kalah melawan PSG)?

  • Harus menjalani operasi?

    Di Inggris, Daily Mail menulis: "Juventus siap bertaruh pada Emiliano Martinez meski ada keraguan terkait cedera jari". Di Italia, Nicolò Schira menulis di Twitter: "Terlepas dari kesepakatan ekonomi yang masih harus dicapai dengan Aston Villa, Juventus lebih dulu ingin memahami dengan baik kondisi kiper Argentina itu, yang mengalami patah jari dan bisa menjalani operasi. Dalam kasus itu, ia akan menepi selama 3 bulan".

  • Iklan
  • Cedera dan Piala Dunia

    Pernyataan terbaru Martinez soal kondisinya berasal dari 18 Juli, sehari sebelum final Piala Dunia yang kemudian kalah oleh Argentina melawan Spanyol: "Tangan saya masih sakit, setiap hari. Semua spesialis tangan yang saya konsultasikan mengatakan bahwa saya seharusnya menjalani operasi. Namun sekarang, saya tidak lagi memikirkannya. Jika saya dioperasi, saya tidak akan bermain di Piala Dunia dan karena itu saya punya masalah. Pada awalnya saya tidak bisa menjalani sesi bersama rekan-rekan setim, tetapi setelah pertandingan melawan Mesir saya mulai berlatih lagi secara normal dan, sejujurnya, saya merasa jauh lebih baik".

  • FINAL EUROPA LEAGUE

    Pada Mei, setelah final Liga Europa dimenangi, sang kiper menyatakan: "Jari saya patah saat pemanasan. Itu belum pernah terjadi pada saya, tetapi saya tidak melihatnya sebagai hal yang negatif. Setiap kali saya mencoba menangkap bola, jari itu bergeser ke sisi lain. Tetapi itu adalah hal-hal yang harus dihadapi: semua hal buruk membawa sesuatu yang positif. Saya menggunakan seluruh pengalaman saya dan bangga telah mengawal gawang Aston Villa".

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google