Article continues below
Article continues below
Article continues belo
AFPArticle continues below
Article continues below
Article continues belo
Kabar mengejutkan datang dari media Austria Salzburger Nachrichten yang mengklaim bahwa Klopp sedang bersiap untuk mengundurkan diri dari posisinya sebagai Head of Global Soccer di Red Bull. Klopp, yang baru menjabat selama setahun, sejatinya memiliki mandat besar untuk mengawasi perkembangan teknis jaringan klub global milik perusahaan minuman energi tersebut, termasuk RB Leipzig dan Red Bull Salzburg.
Meskipun kontrak resminya bersama konsorsium Austria itu dijadwalkan berjalan hingga 2029, dinamika internal kabarnya tidak berjalan sesuai ekspektasi awal. Hal ini memicu spekulasi bahwa kedua belah pihak sedang mempertimbangkan perpisahan lebih awal guna memungkinkan Klopp mengejar peluang lain yang lebih kompetitif. Kemungkinan ini pun langsung mengguncang bursa pelatih elite Eropa yang tengah mencari nahkoda baru untuk musim 2026/27.
Jika Klopp benar-benar hengkang, Red Bull dikabarkan sudah memiliki rencana cadangan dengan membidik manajer Crystal Palace Oliver Glasner. Glasner, yang memiliki rekam jejak panjang dalam ekosistem Red Bull, dinilai sebagai sosok paling tepat untuk meneruskan fondasi yang telah diletakkan Klopp.
(C)Getty ImagesDaya tarik terbesar bagi Klopp saat ini diyakini berasal dari ibu kota Spanyol, di mana Real Madrid terus memantau statusnya dengan saksama. Presiden Los Blancos Florentino Perez dilaporkan merupakan pengagum lama filosofi "Heavy Metal Football" milik Klopp dan melihatnya sebagai sosok ideal untuk memimpin generasi bertalenta di Santiago Bernabeu. Madrid kabarnya menjadi satu dari sedikit pekerjaan yang mampu menggoda Klopp untuk membatalkan masa semi-pensiunnya.
Selain Los Blancos, opsi lain yang selalu membayangi masa depan Klopp adalah kursi kepelatihan tim nasional Jerman pasca-Piala Dunia 2026. Klopp selalu menyatakan bahwa melatih negaranya adalah sebuah kehormatan besar, dan posisi eksekutifnya di Red Bull saat ini dipandang oleh banyak pihak hanya sebagai tempat persinggahan sementara sebelum ia terjun ke kancah internasional.
Menanggapi rumor yang beredar luas di media internasional CEO Red Bull Oliver Mintzlaff segera mengeluarkan pernyataan resmi untuk meredam spekulasi tersebut. Berbicara kepada Sky Sports DE, Mintzlaff menegaskan bahwa kabar mengenai pengunduran diri Klopp adalah informasi yang tidak berdasar dan hanya rekayasa media semata.
“Kabar itu sepenuhnya omong kosong dan benar-benar karangan belaka. Sebaliknya, kami sangat puas dengan pekerjaan yang dilakukan Jurgen Klopp saat ini. Beliau menginvestasikan banyak waktu dan energi, menjalin komunikasi yang intens dengan pelatih dan direktur olahraga kami, serta terus mengembangkan filosofi sepakbola Red Bull secara berkelanjutan,” tegas Mintzlaff.
Ia juga menambahkan bahwa visi jangka panjang perusahaan tetap berpusat pada kepemimpinan Klopp demi menjaga stabilitas di seluruh klub naungan mereka. Pihak Red Bull bersikeras bahwa fokus utama mereka saat ini adalah memberikan dukungan penuh kepada pelatih asal Jerman tersebut untuk menjalankan tugasnya hingga masa kontrak berakhir.
“Kami sangat yakin bahwa dia adalah orang yang tepat untuk pekerjaan ini. Di situlah kami menaruh seluruh fokus dan energi kami. Tidak ada alasan bagi kami untuk meragukan komitmen yang telah terjalin sejak awal kerja sama ini dimulai,” pungkasnya.
Getty/GOALBulan-bulan mendatang akan menjadi periode krusial untuk melihat apakah Klopp akan tetap bertahan di kantor pusat atau justru kembali mengenakan tracksuit di bawah sorotan lampu stadion. Jika Madrid benar-benar mengajukan tawaran konkret pada musim panas mendatang, sulit bagi siapa pun untuk menolak kesempatan memimpin klub tersukses di dunia tersebut, termasuk Klopp.